Cakrawala News
Portal Berita Online

Pak RW “Larang Masuk” Rombongan Forkopimda Jatim Saat Tinjau Kampung Tangguh Status Zona Merah

0 108

SIDOARJO, CAKRAWALA.CO – Rombongan Kapolda Jatim bersama Pangdam V Brawijaya “dilarang masuk” ke kawasan zona merah kampung tanggung di Desa RW 12. Hal tersebut diungkapkan Ketua RW Mujiono. “Maaf Pak Kapolda dan Pak Pangdam dilarang masuk, karena kampung kami statusnya zona merah,” Kata Mujiono, Selasa 27 Mei 2020.

Ada sebanyak 548 warga  menjalani isolasi mandiri, tidak boleh kluyuran sejak 18 Mei 2020, setelah diketahui ada warganya yang positif covid-19, sebanyak 21. Klaster besar yang muncul di Desa Waru, Kecamatan Waru, Kabupaten Sidoarjo.

Untuk mengerem laju penularan, sejumlah akses desa ditutup. Warga yang terpapar diminta melakukan isolasi mandiri. Bahwa Desa Waru benar-benar dijaga ketat. Tak sembarang orang diperbolehkan berkeliaran. Prosedur pembatasan sosial berskala besar (PSBB) diterapkan. Jalan-jalan tikus dikunci rapat.

Rombongan Forkopimda Jatim, terdiri dari Kapolda Jatim Irjen Pol Dr. Mohammad Fadil Imran, M.Si didampingi Wakapolda Jatim Irjen Pol Drs. Djamaludin bersama Pangdam V Brawijaya Mayjen TNI Widodo Iryansyah, Kapolresta Sidoarjo Kombespol Kombespol Sumardji, Sekda Propinsi Jatim Dr. Ir. Heroe Tjahjono, M.Si, Wakil Bupati Sidoarjo, Nur Ahmad Saifuddin. melakukan kunjungan ke Kampung Tangguh di wilayah Kabupaten Sidoarjo untuk melihat lebih dekat keberadaannya dari segi kesiapan dan sarana prasarana yang diperuntukkan sebagai titik terdepan untuk mencegah perkembangan Covid 19 serta untuk mengatasi permasalahan sosial yang lainnya.

Adapun dua Kampung Tangguh yang dikunjungi yaitu berada di Desa Waru dan Desa Pepelegi  yang mana warga yang terkonfirmasi positip covid 19 masing masing sebanyak 21 orang dan 14 Orang. Turut mengikuti dan mendampingi kunjungan Forkopimda Jatim kali ini beberapa Pejabat Utama Polda Jatim dan Pejabat Utama dari Kodam V Brawijaya.

Dalam kunjunganya Kapolda Jawa Timur menyampaikan bahwa masyarakat mempunyai antusias dan respons yang luar biasa untuk membentuk kampung tanggung sebagai upaya mandiri mengelola lingkunganya guna mencegah dan mengatasi COVID-19 serta dampak sosial yang ditimbulkannya.

Tentunya kedepanya kita semua harus optimis bahwa penyebaran COVID-19 di sidoarjo akan dapat dan bisa di kendalikan jika prinsip prinsip dasar penerapan kampung tangguh bisa dilaksanakan oleh seluruh Kelurahan dengan berbasis RW. Dan yang harus lebih ditingkatkan lagi untuk pencegahan COVID-19 adalah disiplin mulai diri sendiri dan dari keluarga. Karena kunci keberhasilan dari upaya pencegahan dan memutus mata rantai penyebaran Virus Covid 19 ini adalah dengan kedisiplinan. Selain itu tentu harus guyub rukun serta gotong royong untuk saling mengingatkan warga yang satu dengan warga yang lain.

Sementara untuk memberikan efek jera kepada masyarakat agar terus mematuhi anjuran pemerintah, Irjen Pol Mohammad Fadil Imran selaku Kapolda Jawa Timur juga menyampaikan bahwa kedepannya akan ada tim yang terdiri dari Satpol PP, Koramil, dan Polsek akan melakukan pengamanan berlapis dan penindakan di kampung, di jalan umum dan di tempat tempat keramaian. (Uji/Win)

Bagaimana Reaksi Anda Tentang Berita ini ?
+1
0
+1
0
+1
0
+1
0
+1
0
+1
0

Leave A Reply

Your email address will not be published.

%d bloggers like this: