Cakrawala News
Portal Berita Online

Ops Patuh Semeru 2021 Resmi Berlaku, 4 Poin Sasaran Wajib Diketahui Masyarakat

0 974

Madiun, Cakrawala.co – Polres Madiun menggelar apel gelar pasukan Operasi Patuh Semeru 2021, di lapangan Tri Brata Mapolres Madiun, Senin (20/9/2021). Apel operasi dengan sandi “Ops Patuh Semeru 2021” ini dipimpin langsung oleh Kapolres Madiun, AKBP Jury Leonard Siahaan.

Operasi dimulai hari ini, 20 September sampai 3 Oktober 2021, ditandai penyematan pita operasi kepada anggota TNI-Polri dan Dinas Pehubungan. Operasi Patuh Semeru bakal mengedepankan kegiatan Preemtif dan Preventif disertai penegakan hukum secara selektif prioritas.

Diungkapkan Jury, hal ini untuk meningkatkan kepatuhan masyarakat dalam berlalu lintas guna menciptakan kondisi kamseltibcar lantas, serta meningkatkan penerapan disiplin protokol kesehatan di tengah mewabahnya pandemi covid-19.

Terdapat empat poin sasaran operasi, pertama, segala bentuk kegiatan masyarakat yang berpotensi menyebabkan klaster baru covid-19, kedua,.masyarakat yang tidak patuh protokol kesehatan, ketiga masyarakat yang tidak disiplin lalu-lintas dan keempat, lokasi rawan kecelakaan dan kerumunan masyarakat.

“Pelaksanaan operasi kali ini sedikit berbeda dengan tahun-tahun sebelumnya, karena kita masih di situasi pandemi covid-19. Kita masih terapkan tindakan preventif dan edukasi warga agar selain patuh dalam berlalu lintas, juga mematuhi protokol kesehatan, meskipun angka kasus covid-19 sudah turun signifikan,” kata Jury.

Apel gelar pasukan Ops Patuh Semeru 2021, Polres Madiun

Menurut Jury, untuk sasaran kerumunan ini nantinya tidak hanya pada kegiatan masyarakat saja, tapi pada sejumlah lokasi wisata dan daerah rawan laka lalu lintas. Pihaknya juga mengantisipasi euforia warga yang berlebihan, karena selama 1,5 tahun belakangan kegiatan masyarakat dibatasi.

“Kami telah menyiapkan himbauan kepada warga,  pengunjung ruang terbuka masyarakat agar tetap mematuhi prokes. Kegiatan masyarakat tetap dibatasi, karena turun level PPKM, Kabupaten Madiun tetap harus siaga,” tegasnya.

Sementara itu, Kasat Lantas Polres Madiun, AKP Firman Widyaputra menyebut, sedikitnya ada 120 personel bakal dikerahkan untuk melakukan Operasi Patuh Semeru 2021. Beberapa pos di titik keramaian seperti Pasar Mlilir, Pasar Dolopo, dan Pasar Pagotan telah disiapkan.

“Untuk sementara, ada tiga titik yang jadi fokus kami, yaitu di Pasar Mlilir, Pasar Pagotan dan Pasar Dolopo. Tidak dipungkiri lokasi tersebut adalah pusat kegiatan perekonomian warga yang berpotensi terjadi kerumunan yang tinggi,” terang Firman.

Kasat Lantas Polres Madiun, AKP Firman Widyaputra

Namun demikian ditegaskan Firman, bukan berarti tidak ada penindakan tilang apabila ditemukan pelanggaran lalu lintas. Artinya, tindakan dan proses hukum akan tetap diterapkan, apabila pelanggaran tersebut termasuk pelanggaran signifikan.

Terlebih dikatakan Firman, pihaknya dipermudah dengan aplikasi INCAR yang dipasang di mobil Lantas, yang dapat merekam semua jenis pelanggaran dan mampu mendeteksi pengendaranya.

“Untuk tindakan, situasional saja, bukan berarti tidak ada tindakan sama sekali. Artinya, jika pelanggaran itu signifikan maka tetap akan kita lakukan tindakan tilang. Apalagi sekarang ada mobil INCAR, jadi untuk pelanggaran dan data pelanggar kita bisa langsung deteksi melalui sistem,” pungkas Firman. *(Ayu)

Leave A Reply

Your email address will not be published.