Cakrawala News
Portal Berita Online

Operasi Zebra Semeru 2020 : Tarik Kegiatan Tilang, Kapolres Madiun Bagikan Helm

0 113

MADIUN, CAKRAWALA.CO – Operasi Zebra Semeru 2020 yang dilaksanakan Satuan Lalu-lintas (Satlantas) Polres Madiun memasuki hari ke-6, Sabtu 31 Oktober 2020. Bertempat di simpang empat Pagotan, Jalan Raya Madiun – Ponorogo, Kabupaten Madiun.

Kapolres Madiun AKBP R. Bagoes Wibisono, yang memimpin langsung kegiatan tersebut mengatakan, pada gelaran Operasi Zebra Tahun 2020, Kapolri menginstruksikan kepada jajaran untuk tidak ada target tilang. Namun dijelaskan Kapolres, pihaknya lebih mengutamakan edukasi dan sosialisasi tertib berlalu lintas serta disiplin protokol kesehatan.

“Kegiatan Operasi Zebra Semeru 2020 ini, kita mengedepankan tindakan preventif dan preemtif, serta edukasi kepada masyarakat tentang disiplin protokol kesehatan,” kata Kapolres.

ads bukopin

Dalam kesempatan ini Kapolres juga membagikan helm kepada pengendara yang kedapatan tidak menggunakan helm, dengan alasan jarak dari rumah ke pasar sangat dekat. Kapolres mengimbau kepada warga yang kedapatan tidak memakai helm saat berkendara, jauh dekat jarak tempuh tetap harus mengutamakan keselamatan dalam berlalu lintas. Ini ditegaskan Bagoes, agar tidak terjadi fatalitas laka-lantas.

“Kita edukasi mereka, bahwa helm adalah pelindung utama kepala saat berkendara. Ini tentu saja untuk menghindari fatalitas laka lantas,” tegas Bagoes.

Kapolres juga menyempatkan waktu mengecek langsung kondisi di dalam pasar Pagotan, baik pedagang maupun pembeli. Dirinya ingin memastikan apakah kegiatan jual beli di pasar tersebut masih menerapkan protokol kesehatan, seperti memakai masker, menjaga jarak dan tersedia sarana dan prasarana cuci tangan di dalam pasar.

“Kita ingin memastikan, apakah kegiatan mereka masih mengedepankan protokol kesehatan atau tidak, seperti memakai masker, menjaga jarak dan ada fasilitas cuci tangan,” imbuh AKBP Bagoes.

Sementara itu, Kasatlantas Polres Madiun AKP Ari Bayuaji menambahkan, sanksi yang diberikan kepada pelanggaran yang kasat mata, untuk sementara hanya berupa imbauan tertib berlalu lintas. Kasatlantas bahkan memberikan reward kepada pengendara yang tertib berlalu-lintas dan mematuhi protokol kesehatan.

Dijelaskan Ari, reward diberikan kepada pengendara roda dua yang membonceng anak-anak, dan anak tersebut menggunakan helm stadart SNI. Reward tersebut berupa coklat, kue dan alat tulis. Kasatlantas mengatakan, ini untuk memberikan stimulus agar anak-anak tetap tinggal dirumah dan selalu patuh protokol kesehatan.

“Kita kedepankan tindakan simpatik berupa imbauan tertib berlalu-lintas dan disiplin protokol kesehatan. Kemudian kalau untuk reward, sengaja kita berikan sebagai stimulus kepada anak-anak, agar tetap semangat belajar dirumah dan tidak kemana-mana meskipun saat ini momen libur panjang,” kata Kasatlantas.*(Ayu)

Leave A Reply

Your email address will not be published.