Cakrawala News
Portal Berita Online

Ompusonggu Dihabisi, Gara- gara Hutang Berlipat Ganda

0 160

CIANJUR – CAKRAWALA.CO- Asep Nugraha alias Ahek dan Cecep Kardana alias Maung pelaku pembunuhan terhadap Ompusunggu Aritonang mengaku kesal karena sering ditagih hutang oleh korban sebesar Rp150 juta, sehingga kedua nekad membunuh korban.

Ini dia para pelaku yang membunuh Ompusonggu Aritonang

Asep Nugraha alias Ahek mengaku kesal karena sering ditagih hutang sebesar Rp150 juta dengan cara kasar dan marah-marah didepan orang lain, selain itu Asep tak terima utangnya berbunga hingga berlipat ganda dari pokok pinjaman.

“Awalnya saya meminjam hanya sebesar Rp40 juta, namun kata korban jadi Rp150juta, hutangnya sudah selama delapan bulan, tapi bunganya malah bertambah,” kata dia pada wartawan di mapolres Cianjur. Senin, (14/10/2019)

Ahek juga mengatakan, hutang tersebut seharusnya sudah lunas, karena telah dicicil selama delapan bulan, dan diberikan kertas tanda pembayaran oleh korban.

Keenam orang pelaku kini mendekam di Polres Cianjur. (Dok)

“Seharusnya hutang tersebut sudah lunas, namun dia sering menagih sambil marah-marah, karena saya kesal lalu saya minta bantuan teman,” kata dia dihadapan Kapolres Cianjur AKBP Juang Andi Priyanto.

Sementara itu, Kapolres Cianjur, AKBP Juang Andi Priyanto mengatakan korban dipukul dengan sebuah balok kayu pada bagian kepala oleh pelaku Maung, dan kemudian ditendang dari belakang sehingga membuat Ompusunggu tidak sadarkan diri.

“Setelah itu kedua pelaku membawa korban yang sudah tidak bernyawa itu dengan kendaraan roda empat berjenis honda brio D 1673 UAL, dan membuangnya di sekitar Kecamatan Sukanagara Cianjur,” kata Kapolres yang akrab dengan para jurnalis ini.

Selain menangkap dua pelaku utama, Timsus Polres Cianjur berhasil mengamankan sebanyak enam orang tersangka lain yang berpeseran sebagai penadah barang milik korban.

“Atas perbuatannnya pelaku utama diganjar oleh pasal 340 KUHP, Subsider pasal 339 KUHP lebih Subsider pasal 338 KUHP dan pasal 365 ayat (3) KUHP, mereka diancam dengan hukuman mati atau penjara seumur hidup. Sedangkan untuk para tersangka lainnya dikenakan pasal 480 dengan acaman penjara paling lama empat tahun,” pungkasnya. ***

Kontributor : Jhon Brader
Editor. : d_hen

Leave A Reply

Your email address will not be published.