Ombudsman Buka Teras Aduan Masyarakat di Dukcapil Kabupaten Gorontalo

GORONTALO CAKRAWALA.CO,- Ombudsman Republik Indonesia (RI) perwakilan Gorontalo membuka teras aduan masyarakat di Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dukcapil) Kabupaten Gorontalo dari tanggal 23-26 Juli 2019.

Ade Fajrianti selaku Asisten Penerimaan dan Verifikasi Laporan Ombudsman perwakilan Gorontalo mengatakan bahwa kegiatan tersebut bertujuan untuk mendorong partisipasi masyarakat untuk melapor ke ombudsman bila ada hal-hal yang sifatnya malaadministrasi di Dukcapil Kabupaten Gorontalo.

“Karena kan di Dukcapil banyak sekali masyarakat yang kesini ya, entah itu mengurus angka kelahiran sampe angka kematian pun ada gitu kan. Juga sekaligus kita mengawasi pelayan publik disini,” ujar Ade, Rabu (24/7/2019).

Namun ia mengatakan bahwa khususnya di Kabupaten Gorontalo masih banyak masyarakatnya yang belum tahu tentang ombudsman.

“Jadi sedikit sekali masyarakat yang melakukan konsultasi. Tapi enggak apa-apa. Ini juga kan sosialisasi, sekaligus berkenalan dengan masyarakat bahwa ada lembaga negara pengawas pelayanan publik,” kata Ade.

Ia pun berharap kepada masyarakat untuk tidak takut melapor ketika ada malaadministrasi dalam pelayanan publik di Dukcapil Kabupaten Gorontalo.Karna masyarakat adalah pengawas pelayanan publik langsung di lapangan.

“Prosedur pelaporan di ombudsman gampang sekali, jadi tinggal datang ke klinik aduan atau datang langsung ke kantor, bisa juga melalui telepon atau WhatsApp Ombudsman. Kemudian menuliskan kronologi laporan dan menyertakan kartu identitas,” jelas Ade.

Selain itu, ia mengatakan bahwa ombudsman perwakilan Gorontalo sendiri baru pertama kalinya membuka klinik aduan untuk pelayanan publik di Kabupaten Gorontalo.

Sementara itu, Kepala Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dukcapil) Kabupaten Gorontalo, Jhon Rahman mengatakan bahwa pihaknya merespon positif dengan adanya klinik aduan masyarakat yang dilakukan Ombudsman di Dukcapil Kabupaten Gorontalo.

“Tidak ada masalah, kan ini untuk menampung aspirasi masyarakat baik ke saya dan Dukcapil sendiri,” kata Jhon sembari menegaskan bahwa Ombudsman tidak hanya menerima keluhan masyarakat dari Dukcapil tapi harus menerima keluhan dari OPD yang lain.

Dengan adanya Ombudsman tersebut lanjut Jhon, juga membantu mempermudah pihaknya untuk menjelaskan langsung keluhan-keluhan masyarakat ke Ombudsman bila ada aduan.

“Sehingga kendala dalam pelayanan yang dikeluhkan oleh masyarakat ke Ombudsman bisa segera teratasi,” tandasnya.*****

Facebook Comments
%d bloggers like this: