Cakrawala News
Portal Berita Online

ODP Meningkat,Pemprov Malut Minta Penjagaan Sosial dan Karantina Diri Ditingkatkan

0 38
idul Fitri Cakrawala

TERNATE-CAKRAWALA.CO- Gugus tugas penanganan virus Corona (Covid-19) di Provinsi Maluku Utara mencatat jumlah kasus ODP (Orang Dalam Pemantauan) hingga Jumat (27/3/2020) mengalami peningkatan.

Juru bicara gugus tugas Covid-19 Provinsi Maluku Utara ,dr Rosita Alkatiri dalam konfrensi pers, menyampaikan pihaknya mencatat ada 101 orang masuk dalam katagori ODP melakukan isolasi secara mandiri.

Sementara untuk jumlah Orang Tanpa Gejala (OTG) sebanyak 33 orang ,jumlah Pasien Dalam Perawatan (PDP) 6 orang dan Positif 1 orang.

Rosita menyatakan, status Orang Tanpa Gejala atau (OTG) di Malut terjadi perubahan status ke ODP sehingga pasien hanya direkomendasikan melakukan isolasi mandiri, semestinya yang di maksudkan OTG adalah orang yang kontak dengan pasien positif Covid-19 namun tidak mengalami gejala.

” Terdata ad 2 orang dari Taliabu dan 33 orang dari Kota Ternate”. Ucapnya.

Rata-rata dari 101 para ODP itu memiliki gejala demam atau gejala gangguan sistem pernapasan seperti pilek/sakit tenggorokan/ batuk dan pada 14 hari terakhir.

Sementara ini PDP yang menjalani perawatan di ruang isolasi RSUD Chasan Boesorie Ternate sebanyak 5 orang dan 1 orang kasus terkonfirmasi positif Covid-19.

Sekretaris Daerah Provinsi Maluku Utara, Samsuddin A. Kadir menyatakan pihaknya kini tengah mempersiapan fasilitas dukungan untuk penanganan pandemi virus mematikan itu di Malut sehingga ia mengimbau masyarakat meningkatkan penjagaan diri (Sosial Distance) dan Karantina Diri (Physical Distance) secara maksimal.

“Kita akan laksanakan himbauan Kepada Kabupaten/kota agar dilaksanakan Social distance dan physical distance yang lebih ketat”. Pintanya.

Pemprov sementara ini masih menentuka lokasi isolasi yang tepat untuk penanganan pasien corona, sebab dari berberapa usulan lokasi yang di tetapkan Pemda setempat ditolak warga lantaran berdekatan dengan pemukiman.

“Sejauh ini kita masih berupaya untuk mencari fasilitas melalui sosialisasi jangan sampai ada penolakan dari masyarakat.”

Terkait dengan APD (Alat Pelindung Diri) Kepala Dinas Kesehatan Maluku Utara, Idhar Sidi Umar mengaku , ketersediaan APD sudah diterima dari pusat dengan jumlah 2000 dan akan didistribusikan ke 10 kabupaten/kota di Malut.*** (HMS/IVN)

Bagaimana Reaksi Anda Tentang Berita ini ?
+1
0
+1
0
+1
0
+1
0
+1
0
+1
0

Leave A Reply

Your email address will not be published.

%d bloggers like this: