Cakrawala News
Portal Berita Online

Nurhadi DPR RI Minta Guru Sertifikasi Kirim Pengaduan Tertulis

0 2.460

BLITAR CAKRAWALA.CO – Nurhadi S Pd, Anggota Komisi IX DPR RI berkesempatan bertemu dengan sejumlah guru yang tergabung dalam Ikatan Guru Pejuang Inpassing Nasional (IGPIN) atau Guru Sertifikasi (Guser) di Balai Desa Sawentar Kanigoro, Minggu (24/10/2021).

Sebagai anggota komisi yang membidangi Kesehatan dan Ketenagakerjaan, Nurhadi mendukung perjuangan teman-teman guru sertifikasi non PNS di bawah naungan Kemenag tersebut. Ia berjanji akan membahasnya di Komisi untuk mencarikan solusi.

“Semua pihak harus duduk bersama mencari solusi atas persoalan guru sertifikasi ini. Tentu kami akan terus mendukung perjuangannya karena mereka adalah ujung tombak masa depan bangsa,” ucap Nurhadi.

Ia pun meminta kawan-kawan yang tergabung dalam IGPIN untuk membuat pengaduan tertulis ke DPR.

“Saya minta agar guru-guru yang tergabung dalam IGPIN ini untuk membuat pengaduan secara tertulis/resmi diajukan ke DPR sehingga nantinya berbagai persoalan bisa dikaji ulang dan dicarikan solusinya. Kami siap berjuang kapanpun bersama IGPIN,” tandasnya.

Di kesempatan itu, Ketua IGPIN Kabupaten Blitar M Fahrudin mengatakan, pertemuannya dengan Nurhadi memang telah direncanakan sebelumnya karena politisi Nasdem tersebutlah yang sejak semula mengawal permasalahan Guser ini.

“Memang sudah rencana ketemu Pak Nur disini dan memang yang ngawal guru sertifikasi ini sejak awal, pas kebetulan beliau ada agenda vaksinasi massal di Balai Desa Sawentar,” terang Fahrudin (Udin).

Ia menyampaikan, salah satu pekerjaan rumah Kemenag yang belum terselesaikan hingga saat ini yaitu permasalahan guru sertifikasi seluruh Indonesia.

“Terkait soal terwujudnya SK Inpassing tahun 2021 yang harus segera turun,” ujarnya.

Ia menambahkan, ada sekitar 173 ribu Guser seluruh Indonesia yang menginginkan SK tersebut realisasi di tahun 2021 ini. Sementara di Blitar ada sekitar 1.500 orang.

“Gaji pokok guru sertifikasi di bawah naungan Kemenag hanya 1,5 juta. Nanti kalau SK Inpassing sudah turun, maka gajinya bisa 3 juta, ini yang diharapkan,” pungkas Udin. (ek)

Leave A Reply

Your email address will not be published.