Cakrawala News
Portal Berita Online

Netiket yang Harus Disadari Nitizen

0 130

KOTA BANDUNG JABAR CAKRAWALA.CO – Dunia digital tidak ada bedanya dengan dunia yang kita jalani sehari hari. Bahkan, kini sepertinya kita lebih banyak berinteraksi dengan orang-orang dalam dunia digital. Maka, perilaku yang kita lakukan juga harus sama dengan kehidupan sehari hari.

Etika yang kita lakukan di dunia nyata, harus dilakukan juga saat sedang berada di ruang virtual. Ayi Purbasari, ketua program studi teknik Informatika Universitas Pasundan mengatakan, jika kita sudah punya etika di keseharian sudah baik, di dunia digital juga harus baik. Kita mulai pahami lalu harus dievaluasi.

“Kita evaluasi. Boleh tidak meramaikan atau ikut menyebarkan? Kita harus paham etis atau tidak melakukan itu. Selalu ikut mengomentari semua yang viral, perseteruan artis atau tokoh publik lainnya. Banyak permasalahan yang sebetulnya tidak perlu diramaikan malah terus dibahas karena banyak warganet yang senang mendiskusikannya,” ujarnya dalam webinar Gerakan Nasional Literasi Digital 2021 di wilayah Kota Bandung, Jawa Barat, Selasa (30/11/2021) pagi.

Netiket yang wajib disadari oleh para warganet seperti kita yaitu harus bisa memahami privasi orang lain. Jangan sampai kita melanggar dan malah membuat orang tidak nyaman karena telah masuk ke dalam privasi mereka. Periksa kembali setiap kata-kata yang kita sampaikan kepada orang lain, ada kalanya orang salah persepsi sehingga dibutuhkan sebuah pengetikan kata-kata menjadi kalimat dengan baik dan benar sehingga tidak mengandung banyak arti. Masuk soal emoticon jangan sampai salah sebab akan memunculkan arti yang berbeda.

“Buat diri kita baik di hadapan orang di ruang digital dengan cara kita tidak terlalu mengumbar mengenai permasalahan pribadi. Juga menjaga setiap apa yang kita posting dan kata-kata kita sehingga orang dapat mempersepsikan citra yang baik pada diri kita. Ini dibutuhkan untuk rekam jejak digital kita jangan sampai ada yang merugikan kita di kemudian hari,” ungkapnya.

Bagikan hal-hal yang berguna untuk orang lain dan bermanfaat seperti tutorial tips and trik dan lainnya. Maafkan ada kesalahan orang lain, jika ada seseorang yang menyakiti hati kita atau membuat kita tidak nyaman. Jika masih dapat kita maafkan atau tidak terlalu merugikan secara materi ataupun yang lain sebaiknya dimaafkan. Jangan diperpanjang atau dipermasalahkan lebih berat sampai masuk ke dalam ranah hukum sebab itu tentu akan menguras emosi, tenaga dan juga materi.

Webinar Gerakan Nasional Literasi Digital (GNLD) 2021 – untuk Indonesia #MakinCakapDigital diselenggarakan Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kemenkominfo) bersama Siberkreasi. Webinar wilayah Kota Bandung, Jawa Barat, Selasa (30/11/2021) pagi, juga menghadirkan pembicara, Andro Hartanto (Entrepreneur), Ricco Antonius (Entrepreneur), Muh. Nurfajar Muharrom (Relawan TIK Indonesia), dan Diza Gondo sebagai Key Opinion Leader.

Gerakan Nasional Literasi Digital 2021 – untuk Indonesia #MakinCakapDigital melibatkan 110 lembaga dan komunitas sebagai agen pendidik Literasi Digital. Kegiatan ini diadakan secara virtual berbasis webinar di 34 Provinsi Indonesia dan 514 Kabupaten.

Kegiatan ini menargetkan 10.000.000 orang terliterasi digital pada tahun 2021, hingga tercapai 50 juta orang terliterasi digital pada 2024. Berlandaskan 4 pilar utama, Budaya Bermedia Digital (Digital Culture), Aman Bermedia (Digital Safety), Etis Bermedia Digital (Digital Ethics), dan Cakap Bermedia Digital (Digital Skills) untuk membuat masyarakat Indonesia semakin cakap digital

Leave A Reply

Your email address will not be published.