Cakrawala News
Portal Berita Online

Neng Eem Fasilitasi Pembangunan Sanitasi Berbasis Masyarakat

0 50

CIANJUR-CAKRAWALA.CO- PESANTREN Gelar di Desa Peuteuy Condong, Kecamatan Cibeber, Kabupaten Cianjur, Jawa Barat, dijadikan lokasi pembuatan sanitasi yang anggarannya bersumber dari Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat. Tujuan program Sanitasi Berbasis Masyarakat (Sanimas) itu untuk meningkatkan sanitasi, terutama di lingkungan pondok pesantren.

Kepala Balai Prasarana Pemukiman Wilayah Provinsi Jawa Barat, Feriqo Asya Yogananta, mengatakan program Sanimas merupakan upaya pemerintah meningkatkan kesehatan masyarakat perkotaan dan perdesaan. Di Kabupaten Cianjur, program Sanimas diawali dengan pembangunan sanitasi di Pondok Pesantren Gelar.

“Harapannya, para santri di Pondok Pesantren Gelar ini bisa memanfaatkan sanitasi ini dengan baik. Sehingga ke depan lingkungan permukiman di Pesantren Gelar bisa lebih baik lagi,” terang Feriqo di sela peresmian groundbreaking pembangunan sanitasi, Jumat (26/6) petang.

Neng Eem saat memberikan sambutan di Pesantren Gelar Cianjur

Biaya pembangunannya menelan anggaran sebesar Rp500 juta. Pembangunan sanitasi di Pondok Pesantren Gelar juga berkat bantuan dari anggota DPR RI dari Fraksi PKB, Neng Eem Marhamah Zulfa Hiz.

Hampir 70% biayanya dialokasikan untuk pembangunan fisik dan sisanya 30% untuk padat karya berupa upah tenaga kerja. Nantinya, pengelolaan sanitasi diserahkan ke kelompok swadaya masyarakat (KSM) di lingkungan pesantren.

“Nanti, sanitasi ini tidak hanya untuk lingkungan pesantren saja, tapi juga bisa mencakup 75 SR (sambungan rumah) di lingkungan warga yang bisa memanfaatkan program Sanimas ini,” tutur Feriqo.

Feriqo menuturkan program Sanimas muncul didasari pertimbangan masih terdapatnya kawasan permukiman yang padat penduduk. Kondisi tersebut memunculkan limbah domestik atau limbah rumah tangga yang dikhawatirkan tidak terkelola dengan baik.

“Jika tidak terkelola dengan baik, dampaknya akan berpengaruh sangat besar. Khususnya terhadap kualitas kesehatan masyarakat,” tandasnya.

Anggota Komisi V DPR RI, Neng Eem Marhamah Zulfa Hiz, menuturkan selain di Pondok Pesantren Gelar, ia juga membawa aspirasi pembangunan program Sanimas di Kecamatan Leles yang notabene berada di selatan Kabupaten Cianjur. Ia menuturkan program Sanimas didasari masih terdapatnya masyarakat yang membangun mandi cuci dan kakus (MCK) tanpa memikirkan buangan limbah.

“Ada yang dibuang ke sungai ataupun ke selokan. Nah, karena ekosistem aliran sungai atau selokan ini tercemar, maka tidak ada kehidupan di aliran air tersebut,” jelas Eem.

Dengan adanya sanitasi yang baik, maka kata Eem, ke depan tidak terjadi lagi lingkungan masyarakat yang tercemar. Sebab, pada program Sanimas itu dibangun juga instalasi pengolahan air limbah (IPAL) yang bisa menetralisasi limbah.

“Jadi, limbah dari MCK ini ditampung dan dikelola menggunakan IPAL. Sehingga kualitas airnya nanti kembali bersih dan bisa menjadi ekosistem bagi makhluk hidup,” tandasnya.***(d_hen/BB)

Bagaimana Reaksi Anda Tentang Berita ini ?
+1
0
+1
0
+1
0
+1
0
+1
0
+1
0

Leave A Reply

Your email address will not be published.

%d bloggers like this: