Cakrawala News
Portal Berita Online

Nenek Usia 70 Tahun Jadi Wisudawan Tertua di Unusa

Rektor UNUSA, Prof Achmad Jasidie mengucapkan selamat kepada Wisudawan. (Foto/Gibran)
Banner Sky Kiri
Banner Sky Kanan

SURABAYA, CAKRAWALA.CO-Maria Lidwina Endang Suwarni, Wisudawan Universitas Nahdatul Ulama (UNUSA) yang menginjak umur 70 tahun, tidak patah semangat dalam mengenyam pendidikan, meski umurnya yang bisa dibilang cukup tua, ia mampu meraih gelar Sarjana.

Sebagai wisudawan tertua Universitas Nahdlatul Ulama Surabaya (Unusa) dalam Program Studi Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD). Maria menjadi inspirasi bagi mahasiswa Unusa lainnya agar tidak patah semangat.
Saat ingin Kuliah Maria selalu diantar oleh anak sulungnya karena ia tidak mahir berkendara. Jika anaknya berhalangan, maka tidak ada cara lain selain naik-turun angkot minimal dua kali untuk menuju kampus.

“Saya tidak bisa membayangkan seandainya saya belum selesai kuliah, maka naik-turun angkot akan lebih sering lagi dalam usia yang sudah tak muda lagi,” katan Maria.
Nenek dengan cucu lima ini juga mengaku awalnya tidak menyangka bisa diterima di Unusa, “Saya tidak menyangka diterima di Unusa, dan begitu hebatnya mau menerima saya yang se tua ini untuk bisa mengikuti pendidikan di Unusa,” ujarnya..

“Harapan saya untuk anak anak, jangan patah semangat, tetap berani untuk menggapai cita cita setinggi mungkin.” Imbuh Ibu anak tiga cucu lima ini.
Meski sudah memiliki cucu yang november mendatang juga akan diwisuda. Ia tidak mengenal lelah dan tidak ada kata terlambat dalam menimba Ilmu.

“Cucu pertama saya juga akan diwisuda pada November mendatang. Usia dan fasilitas bukan halangan buat saya, apalagi anak-anak mendorong agar saya bisa menyelesaikan kuliah,” tukas Maria
Maria yang memiliki tiga orang anak dan lima cucu ini didorong agar kuliah, dengan uang kuliah yang dibayarkan merupakan bantuan dari ketiga anaknya.

“Beruntung SPP yang kami bayar memperoleh subsidi dari Unusa terkait program Bunda PAUD, jadi kami tidak terlalu berat dalam membayar,” katanya.
Rektor UNUSA, Prof Achmad Jasidie cukup bangga terhadap semangat Maria dalam mengenyam pendidikan. “Saya bangga terhadap semangatnya, dan semoga saja Maria menjadi Motivasi bagi mahasiswa yang lain agar tidak patah semangat,” katanya.

“Dan semoga Maria menjadi Inspirasi bagi Unusa, karena Unusa mempunyai Wisudawan yang tidak kenal lelah dalam menimba Ilmu.” Tukasnya. (gibran/win)

Facebook Comments
%d bloggers like this: