Cakrawala News
Portal Berita Online
Banner Sky Kiri
Banner Sky Kanan

Nenek Penjual Kacang Goreng Naik Haji

SURABAYA.CAKRAWALA.CO.Kisah hebat seorang nenek-nenek yang berhasil mewujudkan impiannya untuk menunaikan ibadah haji dari berjualan kacang goreng. Nenek itu bernama Sunak Mutiha Djumakah yang setiap harinya menggoreng dan berjualan kacang, kini selangkah lagi mewujudkan keiinginanya untuk pergi haji.

Nenek berusia 64 tahun asal kota Probolinggo, Jawa Timur itu tergabung dalam kelompok terbang (kloter) sembilan, Embarkasi Surabaya.

Perempuan asal Probolinggo itu menceritakan asanya untuk berhaji. Bukan dimulai sejak muda, Sunak mulai menabung untuk menunaikan ibadah haji pada tahun 2010 melalui salah satu bank.

Dalam waktu 9 tahun, ia pun mendapat gilirannya untuk berangkat. “Dulu daftar tahun 2010 dari bank. Kasih sedikit-sedikit saya orang kecil. Saya lupa berapa,” kata Sunak.

Pekerjaan sehari-harinya setelah ditinggal suami yang meninggal dunia sejak sekitar 14 tahun yang lalu adalah berjualan kacang goreng yang dikemas dalam bungkus plastik seharga 500 rupiah.

Penghasilannya perhari hanya sekitar 20 ribu rupiah, uang yang ia tabung merupakan hasil penjualan kacang goreng yang ia jajakan dari warung ke warung di kampungnya. Tiap hari pekerjaan berbelanja ke pasar, menggoreng, hingga mengantar ke warung-warung ia lakukan seorang diri.

“Jualan kacang nitip-nitip di warung, isi 25 harganya Rp10 ribu. Di sana dapatnya Rp2.000, saya goreng sendiri,”
Sunak Mutiha Djumakah terlihat sumringah saat ditemui di Asrama Haji Embarkasi Surabaya, Senin malam (8/7/2)19).

Nenek berusia 64 tahun warga jalan Cokroaminoto Kebonsari Kulon kota Probolinggo, Jawa Timur itu selangkah lagi berangkat ke tanah suci untuk menyempurnakan rukun islam ke lima.

Sekitar 10 tahun yang lalu saat tabungannya mencapai satu juta rupiah nenek yang kini dikaruniai dua orang cucu dari anak semata wayangnya itu mendaftar haji.

Total biaya haji 36 juta rupiah dilunasi dengan cara dicicil perbulan setiap tahunnya, dari hasil berjualan kacang goreng yang sedikit demi sedikit dikumpulkannya.

Sunak Mutiha Djumakah tergabung dalam kelompok terbang (kloter) sembilan, Embarkasi Surabaya yang pada senin malam 8 Juli 2019 memasuki Asrama Haji Sukolilo, Surabaya.

Menurut jadwal Sunak dan jamaah haji yang lain akan terbang ke tanah suci melalui Bandara Internasional Juanda Surabaya pada pukul sembilan malam hari selasa 9 Juli kemarin. (Gibran/Zen)

Facebook Comments
%d bloggers like this: