Cakrawala News
Portal Berita Online

Nelayan Makin Sengsara, Taufik Hidayat: Tolak Trawl dan Cantrang

0 35

BINTAN, CAKRAWALA.CO – Para nelayan di Kabupaten meminta pemerintah melarang keras penangkapan ikan memakai pukat harimau atau trawl. Terutama di perairan Bintan Provinsi Kepulauan Riau.

Mengingat, dengan adanya kapal cantrang dan pukat trawl yang beroperasi di perairan setempat. Ikan jadi makin sedikit, penghasilan nelayan anjlok, lalu nelayan alih pekerjaan.

“Jika ini terus dibiarkan, maka kedepannya kita tidak bisa menikmati ikan seperti saat ini lagi,” kata koordinator Forum Bintan (Forbintan), Taufik Hidayat, Senin (22/8/2022).

Selain itu, Taufik menyatakan secara tegas mendukung sepenuhnya langkah-langkah yang saat ini dilakukan oleh seluruh organisasi masyarakat dan kepemudaan yang tergabung dalam forum komunikasi ormas dan okp seluruh Kabupaten Bintan.

“Forbintan yang merupakan bagian dari forum komunikasi OKP dan Ormas se Bintan ikut serta dalam menyuarakan larangan keras kepada nelayan-nelayan yang menggunakan alat tangkap trawl maupun cantrang atau yang sejenisnya karena dianggap dapat merusak ekosistem ikan di laut khususnya di Bintan,” ujar Taufik.

Untuk itu, Taufik berharap pemerintah Kabupaten Bintan menindaklanjuti persoalan ini hingga melahirkan peraturan daerah (Perda) terkait larangan alat tangkap trawl dan sejenisnya.

Sebelumnya, puluhan nelayan di Kabupaten Bintan menginginkan pihak legislatif dan eksekutif bertindak terhadap maraknya aktivitas kapal mini trawl di Perairan Bintan selama ini. (Fik)

Leave A Reply

Your email address will not be published.