Cakrawala News
Portal Berita Online

Nekat Mencuri, Penjual Jamu Keliling Diamankan Polisi

0 57

MADIUN, CAKRAWALA.CO – Polres Madiun Kota menggelar pers rilis ungkap kasus pencurian dengan pemberatan di Aula Mapolres Madiun Kota, Kamis 19 November 2020. Prs Rilis dipimpin langsung oleh Kapolres Madiun Kota AKBP R. Bobby Aria prakasa, didampingi Kasatreskrim Polres Madiun Kota, AKP Fatah Meilana.

Kapolres Madiun Kota, AKBP R. Bobby Aria Prakasa mengungkapkan, Sabtu 14 November 2020, sekira pukul 02.00 Wib, Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polres Madiun Kota berhasil melakukan penangkapan terhadap tersangka inisial AWL (27) warga Kecamatan/Kabupaten Dompu, Provinsi Nusa Tenggara Barat. Ini setelah pihaknya melakukan serangkaian penyelidikan.

“Penangkapan tersangka ini setelah kita lakukan serangkaian penyelidikan,” kata Kapolres.

ads bukopin

Lebih rinci Kasatresktim Polres Madiun Kota menjelaskan, penangkapan tersangka yang berprofesi sebagai penjual jamu ini dilakukan di rumah kost tersangka, di Kelurahan Tamanan, Kecamatan Mojoroto Kota Kediri. Sedangkan dua tersangka lain berinisial KRM dan Heru yang saat itu berada di kamar yang berbeda, berhasil melarikan diri, dan hingga saat ini masih belum diketahui keberadaannya.

“KRM dan Heru yang saat itu juga berada satu tempat kost dengan tersangka namun beda kamar, berhasil melarikan diri dan sampai sekarang belum diketahui keberadaannya,” kata Kasatreskrim.

Tersangka beraksi di dua lokasi, yakni lokasi pertama WIB, di perumahan Citra Puri Mojopahit, Kecamatan Manguharjo Kota Madiun, pada Sabtu, 3 Oktober 2020, dengan kerugian materi senilai 31 juta rupiah. Kemudian di lokasi kedua, di Perumahan Royal Orchid, Jalan Ascosenda, Kelurahan Josenan, Kecamatan Taman – Kota Madiun, dengan kerugian materi delapan juta rupiah.

Lebih lanjut dijelaskan AKP Fatah, aksinya tersangka dengan cara mencongkel jendela rumah yang ditinggal pergi penghuninya. Masing-masing tersangka mempunyai peran yang berbeda-beda, yakni AWL sebagai penunjuk sasaran, sedangkan KRM dan Heru sebagai eksekutor.

“Tersangka AWL adalah mengantar tersangka lainnya menuju lokasi pencurian kemudian menjemput tersangka lain setelah selesai melakukan pencurian dan juga mengawasi situasi sekitar saat pelaku lain melakukan pencurian,” kata Fatah.

Dari tangan tersangka, polisi mengamankan sejumlah barang bukti diantaranya, satu buah jam tangan merk Elle warna Silver-Gold, satu buah jam tangan merk FOSSIL warna merah marun dan dua buah cincin emas. Atas perbuatannya, tersangka bakal dikenakan pasal 363 KUHP dengan ancaman hukuman paling lama 7 tahun penjara.*(Ayu)

Leave A Reply

Your email address will not be published.