Cakrawala News
Portal Berita Online

Nekat Ajak Siswi SMP ke Hotel, Satpam Sekolah di Blitar Masuk Sel

0 292

BLITAR CAKRAWALA.CO – Polres Blitar Kota berhasil menangkap seorang Satpam sekolah di Kecamatan Ponggok Kabupaten Blitar yang nekat mengajak siswi SMP bersetubuh di hotel. Kini pelaku tindakan asusila itu telah mendekam di sel tahanan Polres Blitar Kota.

Bapak dua anak asal Desa Gembongan, Kecamatan Ponggok, Kabupaten Blitar itu telah menyetubuhi siswi kelas 3 SMP yang bersekolah di tempatnya bekerja.

Dengan bujuk rayu dan iming-imingi sejumlah uang, pelaku mengajak korban melakukan hubungan layaknya suami istri di sebuah hotel di Kecamatan Nglegok, Kabupaten Blitar.

“Kejadiannya tanggal 31 Mei 2022 di sebuah hotel di Kecamatan Nglegok. Kasus ini diketahui keluarga korban pada 7 Juni 2022 dimana pelakunya adalah Satpam di tempat sekolah korban,” kata Kapolres Blitar Kota, AKBP Argowiyono, Jum’at (24/6/2022).

Ia mengatakan, kasus asusila itu terbongkar ketika keluarga korban curiga saat korban tidak pulang ke rumah dalam semalam. Kebetulan korban tinggal bersama tantenya sedangkan orang tua korban sudah berpisah.

“Tante korban kemudian memeriksa ponsel korban dan mengetahui ada pesan WhatsApp (WA) antara korban dan pelaku,” terang AKBP Argo.

Lanjutnya, dalam pesan WA itu, pelaku mengajak korban menginap di hotel. Tante korban kemudian langsung memberitahukan masalah itu ke ibu korban.

“Ibunya lalu menemui korban dan menanyainya soal isi pesan WA antara korban dan pelaku. Korban pun akhirnya mengaku sudah berbuat asusila dengan pelaku,” ungkapnya.

“Keluarganya seketika mencari tahu dan ternyata korban bersama pelaku. Setelah didesak, korban mengaku sudah berbuat asusila dengan pelaku di hotel. Lalu, keluarga melapor ke Polres Blitar Kota,” ujarnya.

AKBP Argo menjelaskan, pelaku dan korban saling mengenal karena sering bertemu di sekolah. Korban juga sering nongkrong di pos Satpam sekolah tempat pelaku bekerja.

“Korban sering curhat dengan pelaku. Hal itu dimanfaatkan pelaku untuk membujuk rayu korban berbuat asusila. Setelah melakukan hubungan, pelaku memberikan uang Rp 300.000 kepada korban,” katanya.

Masih kata AKBP Argo, pelaku PS mengaku baru sekali berbuat asusila dengan korban. Ia mengaku dekat dengan korban karena korban sering nongkrong di pos Satpam.

“Korban juga sering curhat dengan pelaku setelah putus dengan pacarnya. “Dia (korban) sering nongkrong di pos Satpam,” katanya lagi.

Sambungnya, pelaku mengaku tergoda berbuat asusila dengan korban karena ingin melampiaskan nafsunya. Selama ini, pelaku sudah dua tahun ditinggal istrinya bekerja menjadi TKW di luar negeri.

Menurut pengakuannya, pelaku dekat dengan korban sekitar dua minggu. Ia timbul hasrat dengan korban karena sudah dua tahun ditinggal istrinya bekerja di luar negeri

Untuk melancarkan aksinya, pelaku juga mengaku sempat mengirim video porno ke ponsel korban sebelum mengajaknya menginap di hotel.

“Korban sempat saya kirimi video porno. Saya juga memberikan uang 300 ribu rupiah kepada korban,” kata pelaku. (ek)

Leave A Reply

Your email address will not be published.