Cakrawala News
Portal Berita Online
idul cakrawala

Nasib Tak Jelas, Ratusan Karyawan Pabrik Arang Briket Datangi DPRD Kulon Progo

0 29

Kulon Progo, Cakrawala.co – Ratusan karyawan Pabrik Arang Briket, PT. Kurnia Bumi Pertiwi, Pleret, Panjatan, Kabupaten Kulon Progo, Kamis (27/1) mendatangi Gedung DPRD Kulon Progo.

Mereka mengadukan nasibnya karena tak kunjung dipekerjakan kembali oleh pihak manajemen PT. Kurnia Bumi Pertiwi setelah dirumahkan dengan alasan pandemi covid-19 satu setengah tahun lalu.

Mereka meminta  agar DPRD ikut membantu menyelesaikan masalah tersebut, karena sejauh ini pihak perusahaan tidak kunjung memberi kejelasan terhadap nasib ratusan karyawan yang telah bekerja di pabrik arang briket itu lebih dari 15 tahun.

Kedatangan ratusan massa aksi di Gedung DPRD Kulon Progo, tersebut disambut pimpinan dan sejumlah anggota dewan.

Pendamping buruh PT. Kurnia Bumi Pertiwi, Yusron Martofa mengatakan, pihak manajemen telah merumahkan ratusan karyawan ini, sejak awal terjadi pandemi Covid – 19 atau setidaknya sudah dua tahun menganggur dan hingga kini tidak kunjung ada kejelasan.

Selain itu, ratusan karyawan yang dirumahkan karena pandemi covid-19 ini juga mendapatkan kompensasi dari pihak manajemen.

“ Mereka ini benar-benar berstatus karyawan tetap dari perusahaan tersebut,” tambah Yusrpn Martofa.

Mereka ini rata – rata karyawan tetap, yang sudah memiliki masa kerja sekitar 20 tahun, lanjut Yusron martofa.

Bahkan pihak perusahaan juga melarang agar mereka tidak bekerja di tempat lain selama di rumahkan.

DPRD Kulon Progo pun akhirnya menghadirkan perwakilan PT. Kurnia Bumi Pertiwi serta Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) Kabupaten Kulon Progo, untuk melakukan musyawarah.

Ratusan pengunjuk rasa menuntut agar pihak perusahaan melakukan PHK massal, sehingga para karyawan tersebut bisa mencari pekerjaan di tempat lain serta mendapatkan pesangon maupun Jamsostek, selama kurun waktu puluhan tahun mereka bekerja di perusahaan tersebut.

“Mereka meminta agar pihak manajemen melakukan PHK massal, terus hak – hak mereka bisa segera diberikan baik berupa pesangon, Jamsostek atau pengharagaan yang lainnya,” tandas Yusron Martofa. ( bis/gon)

Leave A Reply

Your email address will not be published.