Cakrawala News
Portal Berita Online
idul cakrawala

Waspada…Napi Kasus Terorisme Bebas, Tidak Mau Setia Kepada NKRI

0 71

MALANG, CAKRAWALA.CO – Seorang warga binaan pemasyarakatan (WBP) kasus terorisme Agustiningsih alias Nining bebas murni hari ini 28 Maret 2022. Dia bisa menghirup udara bebas setelah menjalani 5,5 tahun hukuman badan.

Hal itu dibenarkan Plt Kepala Kanwil Kemenkumham Jatim Wisnu Nugroho Dewanto melalui siaran pers. Wisnu menjelaskan bahwa Agustiningsih bebas setelah menjalani hukuman badan penuh. Sesuai dengan vonis majelis hakim. “Dibebaskan karena memang sudah selesai menjalani masa pidananya,” terangnya.

Selama menjalani hukuman Lapas Perempuan Malang, lanjut Wisnu, Nining tidak pernah menimbulkan keributan. Selain itu, Nining juga sangat kooperatif saat dimintai informasi baik oleh internal lapas. “Begitu juga saat pendampingan dengan Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT) selalu kooperatif,” ujar Wisnu.

Napiter sebelum bebas mengisi berkas dan tanda cap tiga jari.

 

Sementara itu, Kalapas Perempuan Tri Anna Aryati menyatakan bahwa selama menjalani hukumannya, Nining tidak pernah mendapatkan hak remisi, asimilasi maupun integrasi. Pasalnya, Nining tidak pernah mengikuti pembinaan kepribadian maupun kemandirian karena alasan tertentu. Selain itu, Nining juga tidak menghendaki menyatakan ikrar setia kepada Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).

“Sejak awal disini kami telah memberikan hak untuk mengikuti pembinaan kemandirian seperti merajut, membatik, memasak maupun kepribadian di pondok pesantren lapas, namun karena alasan kesehatan, Nining tidak bisa mengikuti semua pembinaan tersebut,” ucap Tri Anna.

Tri Anna berharap Nining dapat menjadi pribadi yang lebih baik lagi. Dan dapat diterima oleh masyarakat. “Di dalam blok hunian, dia merupakan pribadi yang ramah dan tidak memiliki keluhan apapun saat berkomunikasi dengan rekannya,” imbuh Dian Ekawaty selaku Pamong/ Wali WBP kasus teroris.

Dalam pembebasannya kali ini Nining dijemput langsung oleh suaminya. Lapas Perempuan Malang telah berkoordinasi dengan aparat penegak hukum yakni Densus 88 Polresta Malang Kota dan Kodim 0833 Sukun.

Dari data yang diperoleh Redaksi cakrawala.co, Nining merupakan napi terorisme yang membiayai dua orang pendukung Negara Islam Suriah dan Irak (ISIS) ke Suriah. Sebelumnya majelis hakim dari PN Jakarta Timur memvonis Nining dengan hukuman lima tahun penjara. Selain itu, Nining juga dijatuhi denda sebesar 50 juta rupiah subsider enam bulan kurungan. Sesuai dengan Pasal 15 UU Nomor 15 Tahun 2003 tentang Terorisme. (Gastan/Win)

Leave A Reply

Your email address will not be published.