Cakrawala News
Portal Berita Online

Musrenbang Kel. Kalibaru Bahas 131 Usulan, Gelontorkan Rp 25, 7 Miliar

 

JAKARTA, CAKRAWALA.CO- Sebanyak 131 usulan Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) warga masyarakat Kelurahan Kalibaru Kecamatan Cilincing hari ini dibahas berlangsung di aula ruang serbaguna kantor kelurahan setempat, Jalan Kalibaru Barat, Cilincing, Jakarta Utara tadi pagi, Senin (27/01/2020).

Asisten Pemerintahan Setko Administrasi Jakarta Utara, Abdul Khalit menerangkan, kegiatan Musrenbang sebagai agenda rutin tahunan dalam mendukung proses pembangunan nasional.

“Kebutuhan prioritas masyarakat diajukan dan dibahas dalam kegiatan Musrenbang supaya terealisasi. Selanjutnya Unit Kerja Perangkat Daerah (UKPD) akan melihat usulan yang bisa segera dikerjakan tahun 2020 dan 2021,” ucap Abdul Khalit di sela-sela membuka kegiatan Musrenbang Kelurahan Kalibaru.

Dia menambahkan, partisipasi usulan masyarakat Jakarta Utara terhadap kegiatan Musrenbang pada tahun ini meningkat hingga 37 persen.

“Ini menandakan bahwa kepercayaan masyarakat kepada Pemprov DKI Jakarta semakin naik,” ungkapnya.

Ditempat yang sama, Camat Cilincing. Muhammad Andri menambahkan, pihaknya berharap warga masyarakat jangan pernah bosan menyampaikan usulan karena proses pembangunan itu berasal dari usulan dan temuan masalah di lapangan yang dikombinasikan menjadi suatu perencanaan.

“Usulan masyarakat yang disampaikan melalui Rembuk RW hingga Musrenbang akan dibahas dan dimasukan ke dalam sistem. Sehingga kedepannya bisa menjadi satu konsep besar sebagai bahan penyusunan Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) Provinsi DKI Jakarta tahun 2021,” harapnya.

Sementara, Lurah Kalibaru Suyono menjelaskan, pelaksanaan Musrenbang Kelurahan Kalibaru merumuskan 131 usulan kegiatan yang terdiri dari 97 usulan fisik, 8 non fisik dan 26 pengadaan barang.

Suyono menambahkan, dalam Musrenbang tersebut dibahas sebanyak 131 usulan kegiatan senilai Rp 25,7 Milyar. Antara lain, terdiri dari usulan prioritas seperti tersedianya ruang terbuka sebagai sarana tempat interaksi bermain anak dan remaja, penataan lahan di sepanjang tanggul NCICD untuk dijadikan sentra ekonomi, ruang terbuka hijau, TPS termasuk dibangunnya Jalan Inspeksi dan Dermaga Tambat Kapal secara permanen, penurapan Kali Banglio dan revitalisasi TPI dan penataan Pedagang Kaki Lima (PKL) di sekitar Pasar Kalibaru. (Is)

%d bloggers like this: