Musim Kemarau, Hektaran Lahan di Kota Banjar Terbakar

BANJAR JABAR CAKRAWALA.CO ,  – Hampir tiga bulan musim kemarau melanda di berbagai daerah di tanah air. Akibatnya, sejumlah wilayah mengalami kekeringan dan kekurangan air bersih. Bahkan, dimusim kemarau panjang ini kerap juga terjadi peristiwa kebakaran, terutama kebakaran lahan dan hutan.

Seperti yang terjadi di Kota Banjar, Jawa Barat, Senin (29/7/2019). Tiga kawasan lahan pertanian dengan luas mencapai puluhan hektar di wilayah Kota Banjar, ludes terbakar. Namun, kebakaran tersebut tidak menimbulkan korban jiwa.

“Kebakaran lahan ini tidak menimbulkan korban jiwa, hanya pepohonan saja yang terbakar. Api berhasil dipadamkan Tim Unit Damkar bersama warga sekitar,” ujar Kepala Pelaksana BPBD Kota Banjar, Yayan Herdiaman dengan didampingi Kepala UPTD Damkar Kota Banjar, Aam.

Yayan menambahkan, ketiga lahan pertanian yang terbakar berada di tiga wilayah. Tiga wilayah tersebut yakni Desa Binangun, Desa Neglasari dan Kelurahan Situbatu. Ia pun berharap kepada masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaaan terhadap segala bentuk dampak kebakaran hutan. Hal ini lantaran, saat terjadi kebakaran, api berpotensi cepat meluas sampai pemukiman penduduk terdekat.

“Kami mengimbau kepada warga, jangan membakar sampah dan membuang puntung rokok sembarangan. Karena saat musim kemarau, api sangat mudah menjalar ketika ada tiupan angin kencang,” ujarnya.

Sementara itu, Kepala UPTD Damkar Kota Banjar, Aam mengatakan, untuk pertolongan pertama kebakaran hutan, warga bisa menggunakan ranting yang bercabang banyak, dan api dipukul secara bersama-sama.

“Supaya api tak mudah menjalar, lahan pertanian harus disekat dengan cara membersihkan lahan dari matrial yang mudah terbakar itu,” ujarnya.

Selain lahan pertanian dan hutan, pada musim kemarau ini pun pernah terjadi kebakaran rumah milik warga, yakni di wilayah Pintu Singa, Kelurahan Banjar, Kecamatan Banjar, Kota Banjar, Jawa Barat. Rumah tersebut terbakar akibat diduga kornsleting listrik.***Hermanto

Facebook Comments
%d bloggers like this: