Cakrawala News
Portal Berita Online

Muncul Gagasan “Gila” Yakni Menjadikan Kulon Progo Sebagai Kabupaten Bonsai Kelapa

0 49

Kulon Progo, Cakrawala.com – Muhtarom Asrori, penggiat bonsai kelapa di Kabupaten Kulon Progo, Daerah Istimewa Yogyakarta ( DIY ) menggagas ide “gila” yakni akan menjadikan Kabupaten Kulon progo menjadi kabupaten bonsai kelapa.

Gagasan ini mulai didengungkan melalui Paguyuban Bonsai Kelapa Koordinator Wilayah ( Korwil ) Kulon Progo, yang beranggotakan ratusan seniman, pecinta, dan penggiat bonsai kelapa, yakni dengan mengkampanyekan setiap rumah tangga di wilayah ini diminta memiliki koleksi bonsai kelapa. Baik bonsai kelapa karyanya sendiri, maupun membeli dari para penggiat bonsai kelapa, yang ada di wilayah Kabupaten Kulon Progo.

Kenapa muncul ide kabupaten bonsai kelapa ? Menurut Muhtarom Asrori, gagasan tersebut muncul setelah melihat kenyataan di lapangan, hasil panen kelapa gading yang dimiliki oleh hampir setiap rumah tangga di wilayah ini, tidak laku dijual.

“Kalau toh laku, harga kelapa gading di wilayah ini hanya dihargai lima ratus rupiah per butir. Buat beli permen pun belum bisa,” katanya Sabtu ( 8/1).

Padahal hampir setiap rumah tangga di wilayah ini dipastikan memiliki pohon kelapa gading, baik kelapa gading kuning, orane, atau hijau.

Maka satu-satunya jalan adalah mengolah hasil panen kelapa gading menjuadi bonsai kelapa, agar memiliki nilai tambah dan pada saatnya nanti bisa menjadi komoditas yang bernilai jual mahal. “ Ini sebenarnya dasar pemikirannya,” lanjut Muhtarom Asrori.

Nah Paguyuban Bonsai Kelapa Korwil Kulon Progo, memiliki peranan penting untuk mendorong agar gagasan ini terealisasi. Yakni dengan cara terus berkarya, memproduksi berbagai bonsai kelapa unik dan bernilai jual tinggi, agar masyarakat sadar serta  tergerak untuk ngopeni ( memanfaatkan, red ) hasil panen kelapa gading mereka hingga punya nilai tambah.

Langkah berikutnya terus menggalakkan agenda pameran bonsai kelapa di setiap waktu, membangun pusat-pusat penjualan bonsai kelapa, higga melakukan pelatihan-pelatihan kepada masyarakat umum.

“Dengan begitu, wilayah ini akan menjadi kabupaten bonsai kelapa pertama di Indonesia, kareena memang potensi kelapa gading sebagai bahan baku bonsai kelapa sangat melimpah,” ujar Muhtarom Asrori, yang juga anggota DPRD Kabupaten Kulon Progo dari Fraksi PAN.

Semakin banyak keluarga yang mau memanfaatkan atau mengolah kelapa gading menjadi bonsai-bonsai unik,  otomatis setiap rumah di wilayah ini akan dihiasi dengan bonsai kelapa. Saat itulah, pantas masyarakat bersama-sama mendeklarasikan wilayah ini menjadi kabupaten bonsai kelapa.

Maka, akhirnya potensi kelapa gading yang melimpah yang selama ini hanya dibuang percuma, atau sekedar untuk masakan, atau bahkan dibabat saat masih cengkir ( masih muda ) perlahan akan menemukan kelasnya. Yakni bernilai jual tinggi, dan wilayah ini menjadi pemasok bonsai kelapa nasional, atau bahkan internasional. ( gon)

Leave A Reply

Your email address will not be published.