Cakrawala News
Portal Berita Online

Mulkan Let let : Hakim Tidak Pertimbangkan Fakta Persidangan

CIKARANG, CAKRAWALA.CO – Majelis Hakim Pengadilan Negeri Cikarang, Kabupaten Bekasi, akhirnya menjatuhi vonis empat tahun enam bulan kepada terdakwa Saefudin. Rabu (19/02/2020).

Dalam putusannya, Saefudin dinyatakan terbuki bersalah atas tuduhan penyalahgunaan narkotika jenis sabu. Namun, vonis hakim tersebut sangat disayangkan oleh kuasa hukum terdakwa Mulkan Let let.

Menurut Mulkan Let let, meskipun kliennya di vonis tiga tahun lebih ringan dari tuntutan jaksa yaitu selama tujuh tahun enam bulan.

Namun, adanya fakta dalam persidangan tidak dipertimbangkan oleh majelis hakim, yaitu terdakwa sudah bekerjasama dengan pihak kepolisian untuk mengungkap kasus ini.

Selain itu, kata Mulkan, adanya saksi lain saat penangkapan terhadap kliennya. Namun hal itu tidak dijelaskan dalam berita acara pemeriksaan (BAP) di Kepolisian.

“Kami menyayangkan majelis hakim tidak mempertimbangkan beberapa fakta persidangan yang dapat meringankan klien saya. Seperti sikap klien kami yang telah berkerjasama dengan petugas kepolisian untuk mengungkap pengedar sabu,” ungkap Mulkan usai persidangan.

Dikatanya Mulkan, adanya saksi lain saat dilakukan penangkapan, seharusnya itu menjadi pertimbangan hakim.

Selain itu, Mulkan juga mengeluhkan tuntutan  JPU Apri Guno Putrantio yang menuntut kliennya tiga bulan lebih tinggi dari Ahmad Sanusi alias hideng yang merupakan pengedar.

“Klien kami hanya pengguna, masa dituntut lebih tinggi dari pengedarnya sendiri,” ujar Mulkan pada media.

Menurut Mulkan, meski vonis sudah dijatuhkan kepada Saepudin alias Aep bin Safei, tiga tahun lebih ringan dari tuntutan jaksa. Namun pihak kuasa hukum terdakwa akan melakukan upaya banding. ***MAK

%d bloggers like this: