Cakrawala News
Portal Berita Online
ads bukopin

Mulai Turun Hujan, Harga Garam Di Rembang Merangkak Naik

1

REMBANG, JATENG, CAKRAWALA.CO – Beberapa wilayah di Kabupaten Rembang, Jawa Tengah, beberapa hari terakhir mulai turun hujan. Hal ini berdampak pada naiknya harga garam di pasaran. Pasalnya, intensitas hujan yang tinggi dapat menyebabkan petani garam gagal panen.

Salah seorang pengusaha garam asal Kaliori, Rembang, Pupon menyebutkan, harga garam yang semula Rp 1.500 per kilogram, kini naik menjadi Rp 2.000 per kilogram. Penyebabnya, minimnya stok garam di tingkat petani.

“Saat ini, stok garam sudah menipis karena panenan lalu langsung kita pasarkan sehingga gudang belum terisi. Jika curah hujan semakin tinggi, harga akan melonjak tinggi karena banyak terjadi gagal panen sehingga stok kosong,” jelasnya, Sabtu (7/10/2017).

Meski kenaikan harga belum signifikan, namun kondisi ini jika terus berlanjut dikhawatirkan berdampak meroketnya kembali harga garam sehingga menyulitkan perekonomian warga.

“Kami berharap adanya kebijakan pemerinta untuk menjamin ketersediaan garam di pasaran,” tambahnya.

Pupon menambahkan, untuk dapat memanen garam, petani tambak butuh waktu sekira 7 sampai 10 hari. Cuaca yang tak menentu kerap kali membuat petani jatuh lantaran garam yang siap panen kembali menjadi air.

“Ketika garam siap panen, namun justru saat malam hari turun hujan yang menyebabkan garam yang telah mengkristal kembali mencair. Ini sangat merugikan petani,” tambahnya. (Tarom/Zen)

Comments are closed.

%d bloggers like this: