Cakrawala News
Portal Berita Online

MUI Ternate Belum Jalankan Fatwah Pelarangan Ibadah

0 63

TERNATE,CAKRAWALA.CO- Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kota Ternate masih melakukan tahap kordinasi sebelum melayangkan edaran aturan ibadah bagi umat muslim ditengah merebaknya virus Corona (Covid-19).

Untuk menerapkan fatwa MUI pusat Nomor 14 tahun 2020 tentang meniadakan shalat lima waktu secara berjaamaah di masjid maupun shalat jumat digantikan dzuhur MUI Kota Ternate masih perlu peninjauan  kondisi daerah.

Kepada awak media Ketua MUI Kota Ternate,Usman Muhammad menyatakan sebelum mengambil langkah fatwah  itu, mereka (MUI) harus melakukan kordinasi dengan pihak yang berwewenang secara teknis menyangkut daruratnya daerah.

ads bukopin

” Setelah kita mendengarkan tim Satgas Corona Ternate dan dari tim dokter maka dari situ akan menjadi bahan rujukan kami untuk menyampaikan kepada masyarakat nantinya,” ucapnya.

Masalahnya yang terjadi saat ini kata Usman ,ketika masyarakat diminta beribadah dirumah maka timbul perdebatan dan masalah.Sehingga itu, MUI dan Komisi fatwah mencari tahu kondisi daerah sebagai sandaran sebelum menerapkan fatwah MUI pusat.

” Ada satu kaidah dari pada fiqhi islam yang berbunyi menghindarkan kemudaratan atau kerusakan jauh lebih penting dari pada didahulukan mencari kemaslahatan,” ucapnya.

Fiqih tersebut kata Usman, mengartikan orang menjalankan ibadah di masjid mendapatkan pahala 27 dari pada shalat sendiri tapi dalam kondisi tertentu seperti sekarang ini bisa saja tidak dilakukan karena upaya menjauhakan diri dari sesuatu yang tidak nyaman atau pada tingkat kerusakan .

” Kita belum menjalankan atau melaksanakan fatwah pusat itu di ternate,” akuinya.

MUI kata dia hanya menjalankan beberapa usulan dari MUI pusat dan menerapkan kepada warga tentang wajib menjaga jaga kebersihan ,jaga jarak sampai pada dianjurkan tiap shalat 5 waktu dikuti rakaat terakhir dengan Qunut Nazilah.

” Kami juga telah sampaikan secara lisan tulisan kalau ketika shalat berjamaah ada jamamah dengan kondisinya lagi sakit pilek atau flu maka disarankan tidak usah berjamaah di masjid karena jangan sampai menularkan kepada jamaah lainnya ” tuturnya.***(IVN/ID)

Leave A Reply

Your email address will not be published.