MUI Gresik Akan Edarkan Maklumat ‘Golput Haram’

GRESIK, CAKRAWALA.CO – Majelis Ulama Indonesia atau MUI Kabupaten Gresik, Jawa Timur akan mengeluarkan maklumat berisi anjuran untuk memilih dalam Pemilu 2019 dan fatwa golput haram, menyusul masih tingginya akan Golput di Gresik pada Pemilu sebelumnya yakni sekitar 25-30 persen.

Ketua Komisi Fatwa MUI Kabupaten Gresik, KH. Ainur Rofiq Thoyyib, pada Selasa (26/3/2019) di Kantor MUI Gresik mengatakan, masih tingginya angka golput tersebut karena kurangnya sosialisasi fatwa haram golput kepada masyarakat.

Untuk itu, kata Kiai Rofiq, pihaknya akan mengeluarkan maklumat fatwa haram golput dalam waktu dekat. Maklumat itu akan dikirimkan kepada masing-masing pengurus MUI yang berada di seluruh Gresik.

“Disebarkan melalui tokoh-tokoh agama agar menyampaikan di masing-masing tempat, seperti masjid dan mushola,” ungkapnya.

Dia memaparkan alasan mengeluarkan fatwa tersebut karena memilih pemimpin adalah wajib hukumnya. Kesepakatan yang dikeluarkan demi kemaslahatan umat.

“Sebagian besar ulama sepakat bahwa mencoblos adalah wajib, bagi siapa yang tidak mengikuti mayoritas ulama melawan tidak menyoblos berati termasuk maksiat, menentang kesepakatan ulama itu termasuk haram,” paparnya.

Dalam perjalanannya, meski sudah mengeluarkan fatwa golput haram tetapi angka golput di setiap gelaran Pemilu masih juga tinggi.

“Makanya kami menganjurkan ummat islam untuk memilih pemimpin sesuai hati nurani pada 17 April mendatang,” ucapnya. (Zen)

Facebook Comments
%d bloggers like this: