Cakrawala News
Portal Berita Online

Mudik Via Pelabuhan Rakyat,Petugas Syahbandar Jangkar Beri Life Jacket Ke Pemudik Kepulauan

SITUBONDO JAWA TIMUR CAKRAWALA.CO- Gelombang arus mudik terus terjadi di sejumlah Pelabuhan di Situbondo,Jawa Timur.Tak hanya Pelabuhan Kapal Ferry, Pelabuhan Tradisional Kapal Kayu juga mulai diserbu pemudik tujuan Raas dan Sepudi Madura.

Walaupun mudik bertaruh maut dan tak ingin mengabaikan keselamatan di laut,Petugas Syahbandar Pelabuhan Jangkar pun membagikan pelampung dan mengharuskan seluruh pemudik memakai Life Jacket.

Kepala Kantor Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan (KSOP) Jangkar,Nanang menuturkan proritas penggunaan baju pelampung pun di proritaskan ke ibu-ibu dan anak-anak untuk keselamatan.Untuk dapat sampai di kampung halaman para pemudik harus menumpuh perjalanan kurang lebih Lima Jam mengarungi lautan bercampur dengan barang dan sepeda.

Para pemudik ini nekat menaiki kapal kayu,karena enggan ribet lama antre di pelabuhan kapal Ferry.Tidak hanya itu tidak pastinya jadwal kapal,membuat para pemudik terpaksa memilih alat transportasi ini.

“Meski bertaruh maut naik kapal kayu untuk mudik,Namun dirinya memastikan bahwa kapal kayu yang ditumpangi mereka layak jalan,karena sudah dilakukan Ramcheck atau Pemeriksaan Kelayakan sebelum Ramadhan lalu”Tegas Nanang di hadapan para Pewarta.

Setiap hari,sejak tiga hari terakhir,sedikitnya satu hingga Dua Kapal Kayu terus beroperasi melayani pemudik tujuan Pulau Sepudi dan Pulau Raas. Pemudik pun bisa membuat pilihan naik kapal Ferry bisa lebih nyaman dengan beragam fasilitasnya dengan tiket hanya 50 ribu rupiah per Orang.

Sementara kapal kayu,kenyamananya dan fasilitas keselamatanya lebih terbatas,harga tiket juga lebih mahal karena berlapis hingga 75 Ribu per orang. Semua layanan transportasi ini diberikan pemerintah karena masih terbatasnya jumlah kapal penyeberangan perintis antar pulau.(JATIM 1)

 

%d bloggers like this: