Cakrawala News
Portal Berita Online

Motivasi Ini Yang Diberikan ke Atlet Sidoarjo, Agar Bisa Merai Medali Emas di Ajang Porprov Jatim

0 63

SIDOARJO, CAKRAWALA.CO – Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kabupaten Sidoarjo menyatakan persiapannya sudah matang untuk menghadapi Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Jawa Timur VII Tahun 2022, pada 25 Juni hingga 3 Juli 2022 mendatang.

Di ajang Porprov VII Jatim yang bakal digelar di empat kabupaten, yakni Kabupaten Jember, Lumajang, Situbondo dan Bondowoso, KONI Sidoarjo mentargetkan bisa meraih runner up (juara kedua).

Hal itu disampaikan Ketua Umum KONI Kabupaten Sidoarjo, M Franki Efendi, saat acara Silaturahmi KONI Kabupaten Sidoarjo dengan Media Dalam Rangka Persiapan Mengikuti Porprov Jatim VII Tahun 2022, di Villa Griya 27, Sukorame, Trawas, Mojokerto, Minggu 29 Mei 2022 sore.

“Alhamdulillah persiapan kita sudah cukup matang dan sudah bisa dikatakan 99 persen. Baik penginapan (akomodasi), transportasi hingga makan untuk atlet. Makanan ini kami anggap penting untuk menunjang prestasi atlet. Jangan sampai karena satu atau dua hari, prestasi anak-anak (atlet) batal gara-gara makanan,”
ungkap Franki Efendi.

Sedangkan soal akomodasi, pihaknya sudah bergerak cepat di empat kabupaten yang menjadi lokasi digelarnya Porprov Jatim VII Tahun 2022. “Alhamdulillah, hotel, home stay maupun rumah, Insya Allah layak untuk ditempati atlet-atlet Sidoarjo,” ujar Franki.

Franki pun menegaskan, atas dukungan penuh Pemkab dan DPRD Sidoarjo, kontingen Kabupaten Sidoarjo yang terdiri dari 642 atlet dan 142 pelatih, telah siap bertanding pada 48 cabang olahraga (cabor) dari 54 cabor yang dipertandingkan di ajang Porprov Jatim VII Tahun 2022.

Dalam persiapan hingga dua minggu ke depan jelang Porprov 2022 ini, Franki menegaskan pihaknya sudah berkonsentrasi agar para atlet Sidoarjo bisa mengukir prestasi. Sebab pihaknya mematok target meraih runner up di ajang Porprov Jatim VII tersebut.

“Sejujurnya, kami ingin runner up di Porprov Jatim 2022. Saya yakin namun tidak boleh takabur, Insya Allah Sidoarjo sudah bisa (meraih) 88 emas, itu artinya kami punya standar di ranking kedua,” tandas Franki didampingi Ketua Harian KONI Sidoarjo Imam Jawahir dan Ketua Bidang Pembinaan Prestasi KONI Sidoarjo M Chusaini serta Ketua Bidang Media dan Humas KONI Sidoarjo, Kusdianto.

Ia menjelaskan, untuk mencapai target tersebut, pihaknya mematok target bisa memperoleh poin di atas 500 dari 48 cabor yang mengikuti Porprov Jatim VII Tahun 2022. “Sedangkan emas yang kita harapkan bisa di atas 90, perak minimal 77 dan perunggu di atas 65,” tandas Franki.

Franki pun menegaskan, semua cabor memiliki kesempatan yang sama untuk menyumbangkan emas kepada kontingen Kabupaten Sidoarjo di ajang Porprov Jatim VII Tahun 2022.

Meski begitu, ia mengakui ada beberapa cabor unggulan yang diharapkan bisa mendulang medali emas. “Ada voli pantai dan voli indoor, sepatu roda, bulu tangkis, catur, taekwondo, sambo, wushu, dan panahan. Juga sepakbola. Harapannya semuanya (cabor) unggulan,” jlentreh Franki Efendi.

Franki menambahkan, KONI Kabupaten Sidoarjo juga bakal memberikan bonus bagi atlet yang meraih medali emas, termasuk pelatihnya di ajang Porprov Jatim VII Tahun 2022.

“Insya Allah, saya tidak memberikan janji muluk-muluk. Kalau tahun ini dan itu dilakukan PAK (perubahan anggaran keuangan), ikut di Dispora dan dizinkan oleh pak Bupati, minimal tetap Rp 40 Juta untuk emas perorangan dan Rp 20 Juta untuk pelatih. Selain kita guyur dengan bonus, kita memberikan motivasi bagi atlet yang juara nanti akan kita publish ke media serta kita tayangkan di videotron/papan reklame sebagai kenang-kenangan bagi mereka yang sudah berjuang maksimal sebagai atlet membela Kabupaten Delta,” tandasnya.

Dalam acara silaturahmi KONI Sidoarjo dengan media ini, juga dihadiri sejumlah pengurus KONI Kabupaten Sidoarjo. Hadir pula Kepala Dinas Pemuda, Olahraga dan Pariwisata (Disporapar) Sidoarjo, Joko Supriyadi.

Dalam kesempatan ini, Joko Supriyadi menyatakan, KONI Sidoarjo dalam rangka Porprov Jatim 2022 ini, sangat siap.

Sebab selama masa pandemi Covid-19, para atlet Sidoarjo tetap giat berlatih. “Bahkan ini istilah saya, Puslatkab sangat panjang, karena hampir dua tahun mereka (atlet) melakukan latihan,” beber Joko Supriyadi. (Win)

Leave A Reply

Your email address will not be published.