Cakrawala News
Portal Berita Online

Modus Gadai Rumah, Rahmat Tipu Puluhan Korbannya

159

CIANJUR,CAKRAWALA.CO- MODUS penipuan dengan dalih gadai rumah kontrakan memakan korban hingga mencapai 29 orang berhasil diungkap jajaran reskrim Polsek Karangtengah, Kabupaten Cianjur, Jawa Barat. Bahkan Pelaku juga berhasil meraup keuntungan hingga Rp 611 juta.

Menurut Kapolsek Karangtengah, Kompol Agus Jamaludin, awal kasus terungkap karena laporan seorang warga yang merasa tertipu dengan akal bulus tersangka dengan mengiming-imingi korbannya dengan keuntungan uang sewa Rp 400 ribu per bulan dari tiga kontrakan yang digadaikan tersebut. Bahkan tersangka juga berjanji akan mengembalikan uang Rp 25 juta dalam kurun waktu setahun.

“Begitu seterusnya kepada 29 orang lainnya ia berjanji akan mengembalikan uang dalam waktu setahun, para korban tertipu bervariasi antara Rp 11 juta sampai dengan Rp 60 juta,” ujar Agus kepada wartawan di Mapolsek Karangtengah, Selasa (16 Oktober 2018).

 

Kapolsek Karang tengah, Kompol Agus Jamaludin saat berbincang bincang dengan wartawan elektronik

Agus mengatakan, pelapor pertama mendatangi Mapolsek Selasa pekan lalu sekitar pukul 13.00 WIB. Ia melaporkan adanya tindak pidana penipuan di Kampung Cikole, Desa Maleber, Kecamatan Karangtengah. Setelah dikembangkan muncul korban lainnya modusnya hampir sama rumah gadai dijadikan jaminan.

“Tersangka Rahmat Hidayat kenal dengan korban karena langganan tempe di pasar, dari situ tersangka mulai menawarkan rumah Rp 25 juta dan akan dikembalikan dalam jangka waktu setahun,” kata Jamaludin.

Agus mengatakan, pihaknya sengaja mengekspose kasus ini sehubungan korbannya banyak dan khawatir modus baru ini banyak digunakan untuk menipu masyarakat.

“Tersangka diancam pasal 378 dengan ancaman lima tahun penjara,” kata Agus.

“Maka kami imbau untuk lebih berhati hati jika ada orang yang ingin menggadaikan rumah harus diperiksa dengan teliti terlebih dahulu,” katanya.***(d_hen)

Comments are closed.