Cakrawala News
Portal Berita Online
Banner Sky Kiri
Banner Sky Kanan

Modal Soliditas Kader, Golkar Optimis Menang dalam Pilkada Gresik 2020

GRESIK, CAKRAWALA.CO – DPD Partai Golkar Kabupaten Gresik, Jawa Timur optimis akan mengulangi sukses pada kontestasi suksesi kepemimpinan Kabupaten Gresik pada Pilkada 2020 mendatang. Pasalnya, Golkar punya pengalaman dua periode terakhir dalam mengantarkan kadernya sebagai Bupati Gresik.

Ketua DPD Partai Golkar Gresik, Ahmad Nurhamim mengatakan, optimisme tersebut karena Golkar punya pengalaman running Pilkada melawan calon yang cukup kuat di tahun 2010 dan 2016.

“Modal soliditas kader terbukti mampu mengantarkan Golkar sebagai pemenang Pilkada dua periode, yakni Pilkada 2010 dan 2016,” ujanya saat menyampaikan sambutan pada tasyakuran HUT Golkar ke-55 di Kantor DPD Partai Golkar Gresik, Jalan Panglima Sudirman, Gresik, Sabtu (19/10/2019).

Nurhamim menjelaskan, ikhtiar politik di tahun politik ini tidak boleh dianggap sepele. Golkar katanya, tidak boleh acuh tak acuh dengan suksesi kepemimpinan Gresik dengan mengambil peran dalam suksesi  Gresik.

“Dengan potensi 8 kursi di DPRD Gresik, kita mencoba melakukan ikhtiar politik meski masih dalam tahapan komunikasi dengan pimpinan Parpol. “ jelasnya.

Nurhamim mencontohkan, hari ini pengurus Golkar dan Nasdem membangun komunikasi politik dengan menyodorkan kader, yakni dirinya sebagai Ketua DPD Golkar untuk ikut berkompetisi dalam merebut kursi kepemimpinan di Gresik.

Selain itu, DPD Golkar dalam waktu dekat akan menjaring kader potensinya dmulai tingkat kecamatan untuk berkompetensi dalam bursa Cabup Cawabup yang masing-masing kecamatan wajib mengutus 2 orang kader terbaik.

“Endingnya, di tingkat kabupaten akan mengerucut menjadi 5 nama kader Golkar untuk diusulkan ke DPW Golkar sebagai bakal Cabup Cawabup dari Golkar,” jelasnya.

Sebagaimana petunjuk teknis penjaringan kader  2016, lanjutnya, Golkar mengutamakan kader internal. “InsyaAllah tanggal 3 Nopember kita akan membentuk tim kecil untuk penjaringan melalui rapat pleno. Saat bakal calon sudah ditetapkan, maka semua kader wajib mendukung keputusan tersebut,” tegasnya.

Menurut Nurhamim, sejauh ini ada 4 Parpol di Gresik yang konsisten menjadi lokomotif mengajukan kadernya dalam Pilkada. Yakni, PKB, Gerindra, Golkar dan Nasdem.

“Sementara ini, saya punya prinsip sebagai motivator yang cocok berpasangan dengan siapa saja dalam Pilkada, karena semua nama yang muncul, chemistry-nya sesuai dengan saya,” pungkasnya. (Zen)

%d bloggers like this: