Cakrawala News
Portal Berita Online

Mobil Patroli PJR Terlibat Kecelakaan Beruntun Dengan Truk di Tol Tangerang-Merak

0 153

 

SERANG CAKRAWALA.CO,-Kecelakaan beruntun terjadi beruntun terjadi di jalan Tol Tangerang-Merak KM 66 Kelurahan Pipitan, Kecamatan Walantaka, Kota Serang, Minggu (01/11/20). Beruntung tidak ada korban jiwa dalam peristiwa yang melibatkan 4 kendaraan salah satunya mobil patroli PJR Korlantas Polri tersebut  namun 6 orang pengendara mengalami luka-luka.

 

Empat kendaraan yang terlibat tabrakan beruntun tersebut di antaranya,sedan patroli PJR 1127-15, Suzuki Ertiga B 1979 WZB, kendaraan derek tol milik PT Astra Toll serta Hino dump truk B 9507 PYW.Dari informasi yang dihimpun, tabrakan beruntun terjadi sekitar pukul 07.15 WIB, berawal saat kendaraan dump truk bernomor Polisi B 9507 PYW meluncur dengan kecepatan tinggi dari arah Tangerang melintasi jalur cepat.

ads bukopin

Lantaran diduga sopir mengantuk, kendaraan berat tersebut,meluncur ke lajur dan menabrak kendaraan patroli PJR 9329 Korlantas yang ditumpangi Aiptu Sapta dan Bripda Indra yang sedang melaksanakan penanganan kecelakaan.

Karena benturan cukup keras, kendaraan PJR terdorong ke depan menabrak Suzuki Ertiga. Mobil Ertiga yang dikemudikan Raji Lutfi juga terpental menghantam truk derek serta mengenai salah seorang warga yang tengah berada di lokasi.

Tak ada korban jiwa dalam kecelakaan yang melibatkan 4 kendaraan di jalan tol menuju Merak tersebut. Direktorat Lalu Lintas (Ditlantas) Polda Banten mencatat, 2 orang mengalami luka berat, sedangkan 4 lainnya luka ringan dan seluruh korban telah dilarikan ke RS Sari Asih, Kota Serang.

Korban luka berat diketahui sebagai penumpang M Nasan (56), warga Tangerang, serta pejalan kaki Subhan (51), warga Kampung Dukuh, Desa Lebakwangi, Walantaka, Serang. Sedangkan korban luka ringan, Bripda Indra Bayu Aji, 21, Aiptu Sapta Digdaya, 51, keduanya personel PJR serta Dedi Endang Utami, 43, sopir truk derek.

Direktur Lalu Lintas Polda Banten, Kombes Rudi Purnomo mengatakan pihaknya masih menyelidiki penyebab terjadinya kecelakaan. Diduga kuat karena sopir dump truk mengantuk. Sedangkan sopir dump truk saat kejadian langsung melarikan diri.

“Untuk penyebabnya diduga sopir dump truk diduga ngantuk tetapi akan kita selidiki karena saat ini sopir melarikan diri. Tidak ada korban jiwa, dan kami minta sopir dump truk segera menyerahkan diri,” kata Dirlantas.(SyA)

 

 

 

 

Leave A Reply

Your email address will not be published.