Cakrawala News
Portal Berita Online
ads bukopin

Minta Ijin Tambang Dipermudah Pendemo ‘Sogok’ Pemkab Rp 350 Juta

0 3

SITUBONDO JAWA TIMUR, CAKRAWALA.CO – Sindir Pemerintah Kabupaten ( PEMKAB ) dengan uang sogokan Rp 350 juta, puluhan sopir dump truk bersama Ormas Gerakan Masyarakat Peduli Urusan Rakyat ( GEMPUR ) di Situbondo menggelar unjuk rasa ke kantor Pemkab setempat, Rabu (31/7). Mereka merasa selama ini Pemkab dianggap hanya memberi kemudahan dalam mengurusi ijin pertambangan bagi penambang luar daerah yang notabene bisa membayar dengan uang besar.

Massa yang datang dengan membawa pengeras suara serta belasan kendaraan truk ini, langsung memblokade jalan PB Sudirman di depan Kantor Pemkab. Mereka berorasi, menuding jika Pemkab justru membela penambang luar daerah dibandingkan penambang lokal.

“Pemerintah Daerah harus melindungi masyarakat lokal, jangan biarkan penambang luar daerah masuk ke bumi sholawat nariyah ini. Ingat mereka akan melakukan ekploitasi besar besaran terhadap tanah kami, sementara masyarakat lokal yang merasakan polusinya,” teriak Anies Mukaddas, salah satu orator aksi

Pantauan CAKRAWALA.CO di lokasi, tidak hanya berorasi setiap kendaraan juga dibubuhi poster bernada sindiran terhadap pemerintah. Salah satunya ‘Tangkap juga perusahaan yang menggunakan tambang ilegal’.

Usai berorasi di depan gedung Pemkab, peserta demo kemudian membubuhkan tanda tangan dapam surat penyataan sikap, surat yang dicetak ke benner berukuran raksasa itu berisi delapan tuntutan, yang salah satunya mendesak Aparat Penegak Hukum ( APH ) tidak hanya menindak penambang, melainkan juga pembeli hasil tambang ilegal.

Rombongan massa ini kemudian bergeser ke Polres Situbondo, di tempat itu sang orator aksi kembali menyuarakan tuntutannya, termasuk meminta APH segera menindak semua pihak yang terlibat dalam penambangan ilegal itu.

Aksi massa diakhiri dengan mendatangi kantor Dinas Lingkungan Hidup ( DLH ), di tempat itu orator aksi M.A Junaidi memaksa untuk menemui Kepala DLH, Kholil. Akan tetapi keinginan itu akhirnya batal lantaran sang pejabat yang mereka cari sedang berdinas diluar kantor . ( JATIM 1/ fin )

Leave A Reply

Your email address will not be published.

%d bloggers like this: