Menyedihkan, 414 Juta Sampah Ditemukan di Pulau Keeling Samudera Hindia

CAKRAWALA.CO – Jurnal ilmiah “Scientific Reports”, Kamis (23/5) minggu ini merilis hasil sebuah penelitian tetrhadap sampah  di kepulauan Keeling atau Cocos yang terletak di Samudera Hindia dan masuk dalam teritori Australia.

Para peneliti menemukan sebanyak 414 juta sampah terdampar di Pulau Keeling tersebut, dimana satu juta diantaranya adalah sampah sepatu dan sekitar 370 ribu merupakan sampah sikat gigi. Laporan ilmiah tersebut juga menyatakan bahwa total berat sampah yang ditemukan di pulau Kelling tersebut seberat jumlah 238 ton yang kebanyakan adalah sampah plastik.

Para peneliti juga mengemukakan, sampah plastik yang ditemukan di pulau Keeling tersebut, kebanyakan merupakan produk sekali pakai, seperti tutup botol, sedotan, sepatu atau sandal. Namun para peneliti tersebut tidak mengungkapkan lebih jauh, dugaan bagaimana jutaan sampah tersebut bisa terdampar di pulau kecil di tengah samudera Hindia.

Salah satu peneliti dari Universitas Tasmani Jennifer Lavers mengemukakan, sampah plastik menjadi persoalan serius bagi kehidupan laut, dan pulau terpencil seperti Keeling menjadi sangat menarik untuk dijadikan obyek penelitian. Sebelumnya pada tahun 2017 lanjut Lavers, ia juga pernah meneliti sampah plastik di Henderson, sebuah pulau kecil di selatan samudera Pasifik dan menemukan 376 juta sampah plastik.

Lavers lebih lanjut mengemukakan, pada tahun 2010 saja ,setidaknya terdapat 12,7 juta ton sampah plastik mencemari laut di seluruh dunia. Satu satu cara mengatasi persoalan tersebut, menurut Lavers adalah dengan mengurangi produksi dan konsumsi produk plastik, serta meningkatkan manajemen pengelolaan sampah untuk menghentikan pembuangan sampah plastik di laut. *** (Red – K)

Facebook Comments
%d bloggers like this: