Cakrawala News
Portal Berita Online
ads bukopin

Menunggak Hingga Tiga Bulan, Dinkes Garut Akhirnya Membayarkan Gaji Petugas Ambulans

0 13

GARUT JABAR  CAKRAWALA.CO – Tertundanya pembayaran gaji para petugas ambulans PSC 119 terjadi karena kesalahan komunikasi di internal.  Gaji petugas ambulans antar-jemput pasien corona di Garut yang diduga menunggak hingga  tiga bulan, terhitung Hari ini, Jum’at (10/07/2020), segera dicairkan.

Menurut Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Garut, dr. Maskut Farid,  gaji para petugas ambulans Public Safety Center (PSC) 119 Garut hari ini dibayarkan  Dinkes.

“Secepatnya kita bayarkan. Hari ini kita bayar,” kata Maskut, Jumat (10/7/2020).

Maskut menjelaskan, tertundanya pembayaran gaji para petgas ambulans PSC 119 terjadi karena kesalahan komunikasi di internalnya. Maskut mengatakan  keterlambatan terjadi karena bendaharanya telat mengecek saldo rekeningnya.

“Sebenarnya hanya mis komunikasi saja, uangnya ada masuk ke bendahara. Kebetulan bendahara ini belum mengecek rekeningnya sehingga seolah-olah lama,” ungkap Maskut menegaskan.

Sementara itu, terkait pelayanan PSC 119, Maskut memastikan tetap berjalan. Ia juga membantah ambulans tak bisa berjalan gara-gara tidak ada biaya bahan bakar.

“Sebenarnya sih enggak ada ya (ambulans berhenti berjalan). Enggak benar bahwa PSC Dinkes Garut tidak mau mengantar pasien,” tegas Maskut.

Sementara itu, Sekretaris Dinas Kesehatan, dr. Leli Yuliani, menambahkan, ambulans tetap beroperasi seperti biasa. Adapun jarangnya beroperasi, dikarenakan kasus pasien yang terindikasi kearah Covid-19 sudah mulai mengalami penurunan, baik ODP, PDP, bahkan 1 pasien confirm yang dirawat di Rumah Sakit Umum dr. Slamet Garut sudah dipulangkan tanggal 6 juli kemarin.

“Bahwa untuk operasional dan honor petugas ambulan ada anggaran yang sudah dialokasikan. Proses pencairan operasional dan honor petugas ambulan mengacu pada peraturan yang berlaku. Namun saat ini sudah diselesaikan dengan baik sehingga tidak ada permasalahan dan ambulan bisa beroperasi seperti biasa,” pungkasnya

Dalam pemberitaan di media massa, sempat menjadi viral, menyusul gaji para petugas ambulans pengantar pasien COVID-19 di Garut ditunggak Pemda. Mereka tak digaji selama tiga bulan, sehingga para petugas ambulans tak mendapatkan haknya selama itu.

Sebelumnya kasus penunggakan pembayaran  gaji para  awak amblan PSC tersebut terendus media dan sempat menjadi bahan pemberitaan, sehingga membuat sejumlah pihak terkait turut menyesalkan.***jmb

Leave A Reply

Your email address will not be published.

%d bloggers like this: