Cakrawala News
Portal Berita Online

Menteri Koperasi Apresiasi Pemberian Bantuan UMKM oleh Gubernur Kalteng

0 30

PALANGKA RAYA KALTENG CAKRAWALA.CO – Menteri Koperasi Republik Indonesia Teten Masduki mengatakan bahwa 99% pelaku usaha di Indonesia merupakan pelaku Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) sehingga dapat dipastikan perekonomian nasional sangat tergantung pada UMKM.

Gubernur Kalteng H Sugianto Sabran saat mendengarkan paparan dari koperasi Teten Masduki.

Teten menyatakan hal tersebut saat bertemu dengan Gubernur Kalimantan Tengah (Kalteng) Sugianto Sabran di Aula jayang Tingang Kantor Gubernur kalteng, Rabu (23/9/2020).

ads bukopin

“Pemulihan ekonomi nasional juga harus dilakukan terhadap UMKM untuk mengurangi pengangguran dan angka kemiskinan. Pemerintah sekarang juga fokus mencari solusi karena UMKM paling terdampak akibat Covid-19,” Kata Menkop Teten Masduki.

Ia mengungkapkan, berdasarkan hasil survei Badan Pusat Statistik (BPS) pada September 2020, sebanyak 45% pelaku UMKM hanya bisa bertahan selama 3 bulan apabila pandemi Covid-19 tidak segera dapat diatasi maka sekitar 88% UMKM juga tercatat tidak lagi memiliki kas atau tabungan dan lebih dari 60% UMKM mengurangi tenaga kerjanya.

“Datanya  hampir sama seperti dilaporkan juga hasil survei Asian Development Bank (ADB), di mana sebanyak 55% UMKM tercatat tidak lagi memiliki kas dan 50 juta pelaku UMKM belum terhubung ke lembaga pembiayaan.”ungkapnya.

Karena karenyan lanjut  Teten pihaknya sangat mengapresiasi kebijakan Gubernur Kalteng untuk memberikan stimulus bagi UMKM terdampak Covid-19.

“Kebijakan Pak Gubernur untuk membantu keuangan UMKM sudah sangat tepat. Saya memberikan apresiasi setinggi-tingginya atas inisiatif memberikan bantuan kepada UMKM,” ucapnya.

Menkop Teten menambahkan  berbagai upaya yang dilakukan pemerintah untuk membantu UMKM terdampak Covid-19, antara lain mengeluarkan kebijakan penundaan pembayaran cicilan kredit atau pinjaman, subsidi bunga, dan subsidi pajak.

“Ada juga pemberian hibah bagi UMKM yang belum terhubung dengan lembaga pembiayaan perbankan,  membantu penyerapan produk UMKM karena daya beli masyarakat turun selama masa pandemi dengan memerintahkan kementerian dan lembaga melakukan belanja produk UMKM serta mendorong UMKM menggunakan platform digital dalam pemasaran produknya.”paparnya.

Sementara itu Deputi Komisioner Edukasi dan Perlindungan Konsumen OJK Sarjito juga menyampaikan apresiasi atas kebijakan pemberian bantuan bagi UMKM serta  dilaksanakannya program pembukaan 20.000 rekening baru bagi pelajar.

“Mari bersama-sama mewujudkan bagaimana menumbuhkan ekonomi dari pinggiran. Jasa keuangan jangan terobsesi mencari untung, tapi bagaimana kondisi msyarakat membaik,” imbuhnya.

Tampak hadir mendampingi Gubernur, antara lain Inspektur Kalteng Sapto Nugroho, Kepala Bappedalitbang Kalteng Yuren S. Bahat, Plt. Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (PMD) Kalteng Rojikinnor, Plt. Dinas Pendidikan Kalteng Mofit Saptono, serta Kepala OJK Kalteng Otto Fitriandy.

Dalam kesempatan tersebut juga diikuti perwakilan Dinas PMD, Camat, dan Kepala Desa se-Kalteng yang berada di sekitar 360 orang, baik hadir secara langsung di Aula jayang Tingang maupun hadir secara virtual melalui video conference. *** (RT)

Leave A Reply

Your email address will not be published.