Cakrawala News
Portal Berita Online

Mentan Kunjungi Pabrik Porang Madiun : “Presiden Ingin Porang Diekspor Bukan Dalam Bentuk Umbi”

0 2,270

Madiun, Cakrawala.co -Madiun diharapkan tak sekedar menjadi sentra budi daya porang saja, namun lebih dari itu, bisa berkembang menjadi sentra industri olahan porang. Ini dikatakan Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo, saat melakukan kunjungan ke pabrik porang PT Asia Prima Konjac, di Jalan Raya Caruban-Ngawi, Desa Kuwu, Kecamatan Balerejo – Kabupaten Madiun, Jumat (30/7/2021).

Mentan Syahrul didampingi Bupati Madiun, Ahmad Dawami meninjau pabrik dan melihat salahsatunya proses pengolahan porang menjadi beras sebelum diekspor. Bahkan rombongan menyempatkan waktu untuk mencicipi olahan makanan dari beras porang. Syahrul mengatakan, kedepan masyarakat tidak hanya akan mengenal beras porang shirataki dari Jepang, melainkan beras porang Madiun.

“Kita memvalidasi di lapangan bagaimana kesiapan pangan kita, karena yang kita tahu, Madiun begitu survive. Tadi sudah melihat proses pengolahan beras porang. Jadi nanti harapan kita, masyarakat global tidak lagi hanya mengenal beras porang shirataki dari Jepang, tapi ada beras porang dari Madiun. Tadi kita cicipi olahan beras porang, rasanya enak,” ujar Mentan.

Syahrul menyampaikan, Presiden Joko Widodo meminta ekspor porang tidak dalam bentuk umbi, akan tetapi harus sudah diproses. Jokowi juga meminta Kementerian Pertanian terus melakukan pendampingan, agar industri ini dapat berkembang skala luas. Tentu saja termasuk pendampingan hulu ke hilir hingga memfasilitasi petani dengan kredit usaha rakyat (KUR).

“Presiden meminta bahwa porang yang diekspor itu bukan lagi dalam bentuk umbi, tapi harus diproses terlebih dahulu. Presiden minta dipercepat, tinggal bagaimana Bupati mendorong lebih cepat. Percepatan industri porang yang disiapkan pemerintah, salah satunya fasilitas kredit usaha rakyat,” tegas Syahrul.

Seperti diketahui, porang merupakan tanaman penghasil gizi baik seperti karbohidrat, lemak, protein, mineral, vitamin, dan serat pangan. Diungkapkan Mentan Syahrul, tumbuhan umbi-umbian lokal Indonesia ini belakangan menjadi primadona petani, karena memiliki nilai ekonomi yang cukup menjanjikan.

Di Kabupaten Madiun, kesuksesan petani yang menanam porang memberikan dampak positif yakni pada turunnya angka kemiskinan di Kabupaten Madiun. *(Ayu)

Leave A Reply

Your email address will not be published.