Cakrawala News
Portal Berita Online
ads bukopin

Menkop UKM Teten Masduki Sebut UMKM Serap 99 Persen Tenaga Kerja

0 30

GARUT JABAR CAKRAWALA.CO – Kunjungan Menteri Koperasi dan UKM Teten Masduki di Kabupaten Garut, Jawa Barat ditandai dengan Penyerahan Program Strategis Kementerian KUKM, sekaligus membuka secara resmi pelatihan kewirausahaan bagi pelaku UKM, di Emeral Ballroom Utama Hotel Harmoni, Jalan Cipanas Baru, Kecamatan Tarogong Kaler, Kabupaten Garut, Sabtu (11/07/2020).

Bupati Rudy Gunawan mengatakan, di saat pandemi Covid-19 ini Kabupaten Garut tetap meningkatkan produk kewirausahaan yang telah di apresiasi oleh seluruh pihak.

“Kewirausahaan di Garut hingga saat ini meningkat, tidak terjadi pelemahan sektor UKM, semisal, diantaranya produk baso aci dan kopi. Semoga dalam giat pelatihan ini dapat membawa ilmu bagi para pelaku kewirausahaan dan koperasi serta pelaku UKM lainnya,”kata Bupati Rudy Gunawan.

Sementara itu Menteri Koperasi dan UKM Teten Masduki, menyatakan para pelaku UMKM ditengah Pandemi Covid 19 memiliki peranan penting dalam menggerakkan roda perekonomian, hal ini sejalan dengan upaya untuk mempercepat pemulihan ekonomi nasional.

“Sektor UMKM selama ini dapat menyerap 99 persen, tenaga kerja dengan kontribusi terhadap PDB Nasional sekitar 60 persen. Berdasarkan data Kemenkop dan UKM, ada 236.980 UMKM terdampak Covid-19.”ungkapnya.

Teten meminta UMKM agar lebih inovatif dan adaptif pada masa pandemi covid 19 ini,  “Penjualan hingga transaksi keuangan banyak yang beralih ke digital. Untuk itu Kemenkop dan UKM membangun sinergi dengan platform marketplace agar UMKM bisa masuk ke dalam ekosistem digital,” ujarnya.

Teten juga menambahkan pihaknya meminta dana LPDB-KUMKM (Lembaga Pengelola Dana Bergulir Usaha Mikro, Kecil dan Menengah) segera disalurkan agar ekonomi kembali menggeliat.

“Saat ini alokasi yang diberikan untuk sektor UMKM yang disalurkan lewat koperasi mencapai Rp100 triliun,” ujarnya.

Di Kabupaten Garut, sebut Teten, banyak potensi yang dapat digali, sehingga dapat meningkatkan perekonomian baik rempah rempah, palawija dan industri lainnya. Pihak Kementerian telah melakukan Traning House di Esco yang akan melakukan ekspor ke Luar negeri dengan produk hasil dari UMKM di seluruh Indonesia.

Teten mengingatkan, agar koperasi fokus pada penyaluran dana di sektor-sektor produktif, seperti pertanian, perkebunan, dan perikanan. Pasalnya, sektor-sektor ini cukup stabil dan bertahan di tengah pandemi.***jmb

Leave A Reply

Your email address will not be published.

%d bloggers like this: