Cakrawala News
Portal Berita Online

Menjaga Privasi Data Digital Wajib Dilakukan

0 101

KABUPATEN GARUT JABAR CAKRAWALA.CO – Privasi adalah suatu kesadaran dimana seseorang tahu kapan dia harus membuka dan menutup keran data pribadinya di manapun. Hal tersebut disampaikan konsultan bisnis digital, Evan Samuel pada Webinar Gerakan Nasional Literasi Digital 2021 wilayah Kabupaten Garut, Jawa Barat Selasa (21/9/2021).

Privasi bukan hanya milik figur publik, jangan merasa karena kita bukan siapa-siapa lantas kita tidak merasa data pribadi atau kehidupan pribadi kita harus dijaga. Meskipun kita bukan siapa-siapa tapi tetap setiap individu memiliki sebuah informasi penting yang jika disebarluaskan atau diketahui oleh oknum yang tidak bertanggung jawab akan berdampak berbahaya pada diri mereka, keluarganya bahkan orang lain.

Sering tanpa disadari ada keluarga yang malah membuka informasi mengenai informasi detail mengenai keluarganya. Contoh kecil adalah stiker di mobil atau di depan rumah. stiker lucu yang menggambarkan seorang bapak ibu dan anak-anak bahkan hewan peliharaan. Stiker itu kerap ditempel oleh keluarga di mobil mereka beserta nama atau nama panggilan mereka seolah-olah menegaskan dan mengukuhkan siapa saja anggota pemilik mobil ini.

“Sungguh Itu adalah sebuah data informasi mengenai keluarga. Kita tidak pernah tahu di sekeliling mereka itu ada orang jahat yang siap dengan segala cara memanfaatkan informasi dari stiker itu,” ungkap Evan mengingatkan.

Selanjutnya Evan juga membahas masalah pinjaman online yang itu juga menyangkut data pribadi tapi bukan hanya data pribadi dari diri sendiri tapi juga orang lain. Pinjaman online meminta akses dari gawai kita, jika tidak diberikan kita tidak bisa meminjam.

Jika diberikan akses, maka mereka akan menarik semua data yang ada di perangkat kita untuk dijadikan ancaman agar membayar. Jadi kontak-kontak yang ada di gawai kita menjadi jaminan atas pinjaman kita.

Jadi kasus yang biasanya terjadi itu adalah seseorang yang sangat membutuhkan uang. Dia tidak memiliki aset yang bisa digadai atau dijual akhirnya dia menggunakan cara instan yaitu pinjaman online. Tagihan membengkak tidak bisa bayar dari Rp 5 juta membengkak sampai Rp 80 juta dalam waktu 3 bulan.

Kemudian ketika dia telat membayar padahal hanya sehari atau tergantung kebijakan dari perusahaan pinjaman online itu. Kontak di dalam HP juga foto pribadi diambil dan disebarluaskan dengan kata-kata yang kurang layak.

“Ternyata perusahaan pinjaman online itu tidak terdaftar di Otoritas Jasa keuangan (OJK) maka dia dengan mudahnya tidak mengikuti aturan dari pemerintah. Mengambil data lalu menghubungi kerabatnya yang dia simpan kontaknya. Kemudian dia dipermalukan selama 2-3 bulan kemudian hilang,” jelasnya

Maka yang harus diperhatikan adalah ketika ingin meminjam uang dari pinjaman online yang harus dilakukan adalah mengecek apakah aplikasi itu atau perusahaan itu sudah terdaftar di OJK. Ini penting karena menyangkut dengan data-data pribadi yang sudah kita beri kepada mereka. Jangan sampai kita memberi kepada orang-orang yang memang sedari awal sudah jahat membuat aplikasi tanpa mendaftarkan diri di OJK.

Webinar Gerakan Nasional Literasi Digital (GNLD) 2021 – untuk Indonesia #MakinCakapDigital diselenggarakan Kementerian Komunikasi dan Informatika (KemenKominfo) bersama Siberkreasi. Webinar wilayah Kabupaten Garut, Jawa Barat, Selasa (21/9/2021) juga menghadirkan pembicara Dewi Tresnawati (relawan TIK Jawa Barat), Tim Hendrawan (Creative Director), Littani Wattimena (Brand & Communication Strategist) Rio Silaen sebagai Key Opinion Leader.

Gerakan Nasional Literasi Digital 2021 – untuk Indonesia #MakinCakapDigital melibatkan 110 lembaga dan komunitas sebagai agen pendidik Literasi Digital. Kegiatan ini diadakan secara virtual berbasis webinar di 34 Provinsi Indonesia dan 514 Kabupaten.

Kegiatan ini menargetkan 10.000.000 orang terliterasi digital pada tahun 2021, hingga tercapai 50 juta orang terliterasi digital pada 2024. Berlandaskan 4 pilar utama, Budaya Bermedia Digital (Digital Culture), Aman Bermedia (Digital Safety), Etis Bermedia Digital (Digital Ethics), dan Cakap Bermedia Digital (Digital Skills) untuk membuat masyarakat Indonesia semakin cakap digital.

Leave A Reply

Your email address will not be published.