Mengenal Lebih Dekat Perintis dan Pendiri Koperasi Digital E-Asgar

Bagian I

oleh: Janur M Bagus

Sebelumnya tidak banyak orang tahu, jika salah satu sosok berpengaruh di lingkungan Koperasi Digital E-Asgar itu adalah seorang Perwira Menengah Kepolisian yang juga syarat dengan prestasi membanggakan sebagai prajurit Bhayangkara.

Adalah Yusup Saprudin sosok low profile ini akhirnya mulai dikenal dilingkungan penggiat koperasi terutama dilingkungan perusahaan operator security di tanah air dan perusahan pengembang teknologi terkemuka di Indonesia.

Yusup Saprudin  terlahir di Garut, Jawa Barat pada 1 Juni 1975 dan menghabiskan masa kecil bahaginya di Kota kecil berjuluk kota Dodol atau Garut “Swiss Van Java” yang kini kembali  memanggil Yusup untuk  berkiprah dan berbuat yang terbaik bagi saudara saudaranya warga di kota tempat kelahirannya itu.

Melalui Koperasi Digital E-Asgar besutannya, bersama rekannya Irawan Hidayah seorang penggiat seniman pangkas rambut Garut, ia melangkah pasti merajut asa menautkan harapan pada banyak kepala yang kini bersama-sama berada dalam bangunan baru mengusung ekonomi kerakyatan, sekaligus memberikan jawaban jika sistem koperasi yang berkolaborasi dengan kemajuan teknologi akan menghasilkan outpun yang sangat bersar manfaatnya.

“saya meyakini konsep kita ini akan memberi manfaat bagi banyak orang, sesuai komitmen saya sebagai putra asli Garut yang merasa belum banyak berbuat sesuatu untuk Garut kita tercinta,”Kata Yusup Saprudin saat mengawali perbincangannya dengan cakrawala.co saat ia bertandang di Garut baru-baru ini.

Menurutnya, meski dirinya tidak memiliki latar belakang pendidikan ekonomi maupun teknologi, namun perjalanannya malah menempatkan posisinya dibidang yang selama ini berjauhan dengan latar belakang pendidikan di Kepolisian.

“saya memang tidak memiliki kemampuan mumpuni di bidang yang saya geluti sekarang, namun entak kenapa garis takdir saya ada dibidang ini,”ungkapnya merendah.

Perlu diketahui, sebelum merintis koperasi digital E-Asgar, Yusup lebih dulu melambungkang Koperasi Janusa (Jaga Nusantara Satu) yang kini menjadi salah satu suport bagi perusahaan-perusahaan pengembang security di tanah air dengan security sistem berbasis applikasi dan pengembangan jenis usaha lainnya.

Sebelumnya, Yusup sebagai Perwira Polisi yang kini berpangkat Ajun Komisaris Besar Polisi (AKBP) dalam perjalanan karier pendidikannya dalam bidang kepolisian ia habiskan di berbagai negara dengan sederet gelar akademik yang berhasil disematkan dibelakang namanya yakni AKBP Yusup Saprudin, SIK, CATS, CCPS, MCCI  dengan Pangkat dan jabatan di Kepolisian sebagai Kasie Binkam Subdit Kamsa Mabes Polri.

Pendidikan Formal Yusup pada tingat Sekolah Dasar ditempuhnya di SDN Leuwidaun II, Garut dilanjutkan dengan Sekolah menengah Pertama ditamatkannya di SMPN 14 Bandung yang kemudian mengantarnya masuk di sekolah bergengsi besutan militer yaitu SMA Taruna Nusantara Magelang yang ditempuhnya hingga memboyong izasah pada tahun 1993.

Seperti kebanyakan alumni terbaik dari SMA Taruna Nusantara pasti akan memilih melanjutkan jenjang pendidikan tinggi mereka ke Akademi Militer atau Akademi Kepolisian seperti yang dijalani Yusup yang akhirnya belabuh ke AKPOL, sesuai hasil Psikotes yang bersangkutan lebih dekat dengan profesi sebagai pengayom keamanan negara di institusi Kepolisian.

Selesai AKPOL pada tahun 1996 dengan pangkat Letnan Dua (IPDA), Yusup juga menyelesaikan Pendidikan Tinggi Ilmu Kepolisian (PTIK) pada tahun 2005 dengan pangkat Ajun Komisaris Polisi (AKP) yang diraihnya tahun 2003, kemudian Komisaris Polisi (Kompol) tahun 2008 dan meraih pangkat AKPB pada tahun 2013 hingga saat ini. (Bersambung…)***

Facebook Comments
%d bloggers like this: