Cakrawala News
Portal Berita Online

Memulai Diri Menjadi Masyarakat Digital

0 90

KOTA BANDUNG JABAR CAKRAWALA.CO – Masyarakat digital adalah masyarakat yang struktur sosialnya merupakan jaringan dengan mikro elektronik berbasis informasi dan teknologi komunikasi. Di dalam kehidupan kita sekarang ini hampir semuanya tersentuh kemajuan digital dengan automatisasi.

Khusus negara Indonesia, bahkan pengguna internetnya mencapai 73,7 persen dari total populasi, yakni sebesar 202,6 juta pengguna. Kemudian, 170 juta di antaranya merupakan pengguna aktif media sosial.

“Sekarang kita dibanjiri dan dihujani begitu banyak aplikasi-aplikasi digital. Mulai dari mengedit foto, berbagi cerita, informasi, dan lainnya. Perkembangannya juga sangat masif,” ungkap Frendy Winardi, Founder Royal Rejuvia Aesthetic Clinic dalam webinar Gerakan Nasional Literasi Digital 2021 di wilayah Kota Bandung, Jawa Barat, Rabu (13/10/2021) pagi.

Ia mengatakan, perkembangan tersebut secara tidak langsung membentuk komunitas yang dinamakan masyarakat digital. Komunitas digital ini tidak terbatas jarak dan waktu.

Orang-orang yang bisa memanfaatkan dunia digital di antarnya pekerja seni, motivator, influencer, tokoh agama, kaum profesional, dan tokoh politik. Mereka ini sangat mungkin memanfaatkan teknologi digital dalam pekerjaannya. Misalnya, dengan membuat konten yang bisa disaksikan orang banyak secara online. Tokoh agama jadi bisa memberikan dakwah secara terbuka dan bisa disaksikan oleh semua orang yang mengaksesnya. Begitu pun dengan pekerja yang lain.

“Kuncinya adalah mulai saja dari sekarang. Mulai dari passion lalu konsisten. Enggak ada salahnya untuk mencoba masuk ke dunia digital sekarang supaya tidak lebih ketinggalan lagi,” ungkap Frendy.

Dunia digital ini juga tidak terbatas oleh pekerjaan tertentu. Menurut Frendy, semua hal bisa didigitalkan termasuk hobi. Dari hobi tersebut, kita bisa membagikannya di media sosial secara global. Dengan seperti itu, hobi kita bisa bermanfaat untuk orang lain bahkan memberikan penghasilan bagi diri sendiri.

Masuk ke dunia digital juga berpotensi menjangkau orang-orang yang membutuhkan produk/jasa kita. Ia mengatakan, kita harus berinovasi dan berimprovisasi secara tepat di masa pandemi. Karena kedua hal tersebut bisa menjadikan kita lebih berkembang. Sebab peluang bisnis di secara digital ini sangat tinggi.

Oleh karena itu, mulai beralih ke dunia digital dan menjadi masyarakat digital secepat mungkin. Kemudian, cari passion, bakat, atau hobi beserta mentor yang tepat. Dengan komunitas dan mentor yang tepat akan membantu diri kita berkembang sehingga bisa menjadi masyarakat digital yang bijak.

Webinar Gerakan Nasional Literasi Digital (GNLD) 2021 – untuk Indonesia #MakinCakapDigital diselenggarakan Kementerian Komunikasi dan Informatika (KemenKominfo) bersama Siberkreasi. Webinar wilayah Kota Bandung, Jawa Barat, Rabu (13/10/2021) pagi, juga menghadirkan pembicara, Oktora Irahadi (CEO INFIA),  Meti Mediyastuti Sofyan (Dosen Universitas Muhammadiyah Bandung – RTIK Kota Bandung), Tim Hendrawan (Creative Director), dan Ida Rhijnsburger sebagai Key Opinion Leader.

Gerakan Nasional Literasi Digital 2021 – untuk Indonesia #MakinCakapDigital melibatkan 110 lembaga dan komunitas sebagai agen pendidik Literasi Digital. Kegiatan ini diadakan secara virtual berbasis webinar di 34 Provinsi Indonesia dan 514 Kabupaten.

Kegiatan ini menargetkan 10.000.000 orang terliterasi digital pada tahun 2021, hingga tercapai 50 juta orang terliterasi digital pada 2024. Berlandaskan 4 pilar utama, Budaya Bermedia Digital (Digital Culture), Aman Bermedia (Digital Safety), Etis Bermedia Digital (Digital Ethics), dan Cakap Bermedia Digital (Digital Skills) untuk membuat masyarakat Indonesia semakin cakap digital.

Leave A Reply

Your email address will not be published.