Cakrawala News
Portal Berita Online

Memahami Karakteristik Media Sosial

0 117

KABUPATEN CIANJUR JABAR CAKRAWALA.CO -Media sosial memiliki lima karakteristik sehingga itu yang menjadi alasan mengapa kita sebagai pengguna media sosial harus memiliki kebijaksanaan dalam penggunaannya. Bagi pengguna media sosial kita tidak bisa semau kita untuk melakukan apapun di media sosial.

Karakteristik dari media sosial itu pertama, ialah terbuka jadi siapapun dimungkinkan untuk dapat berinteraksi di media tersebut tidak ada batasan geografis maupun ruang dan waktu. Kita bisa saja berkomunikasi dengan orang yang berada di Indonesia bagian timur bahkan berada di negara lain. Asep Bachruddin, wakil kepala SMPN 10 Bogor mengatakan, dapat dibayangkan jika kita tidak bijak atau semaunya dalam berkomunikasi dengan mereka.

Karakteristik dari media sosial lainnya yaitu memiliki halaman profil pengguna tersedia menu profil yang memungkinkan setiap pengguna menyajikan informasi tentang dirinya sebagai pemilik akun. Ini dimaksudkan untuk memperjelas siapa di balik dari aku tersebut sehingga kita tidak boleh sembarangan untuk berkomentar karena kita membawa diri kita sendiri.

Terdapat fitur bagi setiap pengguna untuk membuat konten dan menyebarkannya melalui platform media sosial. “Di media sosial kita bukan hanya memproduksi konten atau apapun itu tetapi juga kita membagikan ulang konten orang lain. Ini yang menjadi perhatian Bagaimana seharusnya kita membagikan hanya konten-konten positif. Agar manfaat dari konten tersebut dapat kita sebarluaskan dan juga bisa menjaga citra diri kita membagikan hal-hal yang positif,” jelasnya saat mengisi webinar Gerakan Nasional Literasi Digital 2021 di Kabupaten Cianjur, Jawa Barat, Rabu (24/11/2021).

Di media sosial juga ada tanda waktu di setiap unggahan yang dibuat diberi tanda waktu sehingga kita bisa mengetahui kapan unggahan tersebut dibuat. Dimaksudkan untuk mengetahui kapan seseorang terakhir aktif di media sosial mereka. Terakhir media sosial juga memiliki interaksi dengan pengguna lain media sosial menyediakan fitur agar kita dapat berinteraksi dengan pengguna lainnya. Fungsi utama dari media sosial memang berjejaring bagaimana dapat menghubungkan orang-orang dari jarak jauh.

Karakteristik dari media sosial tersebut memang menggambarkan bagaimana media sosial ini diciptakan, dibuat dengan maksud untuk para pengguna digital dapat dengan nyaman dan aman berjejaring. Meskipun pada kenyataannya kini di media sosial ditemukan banyak sekali hal-hal negatif yang justru membuat para penggunanya tidak nyaman. Hal tersebut karena para penggunanya tidak secara bijak menggunakan media sosial sebagaimana mestinya.

“Mereka tidak menggunakan nama asli atau anonim sehingga dengan mudahnya mereka bisa berkomentar buruk. Padahal tanpa nama asli pun polisi virtual dengan mudah dapat menangkap mereka. Kemudian, media sosial kini kerap digunakan untuk membagikan hal buruk termasuk hoaks,” tuturnya.

Maka, dibutuhkan literasi digital agar media sosial ini tetap berfungsi baik sesuai karakteristiknya yang diciptakan guna membantu manusia di kehidupan digitalnya. Media sosial dapat mampu menjadi sarana komunikasi efektif bagi mereka yang berjauhan dan tentu membuka peluang untuk melakukan promosi produk usahanya.

Webinar Gerakan Nasional Literasi Digital (GNLD) 2021 – untuk Indonesia #MakinCakapDigital diselenggarakan Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kemenkominfo) bersama Siberkreasi. Webinar wilayah Kabupaten Cianjur, Jawa Barat, Rabu (24/11/2021) juga menghadirkan pembicara, Stefany Anggriani (Entrepreneur), Yudi Rahardja (Pakar IT), Ridho Wibowo (instruktur virtual coordinator training Jawa Barat), dan Rio Silaen sebagai Key Opinion Leader.

Gerakan Nasional Literasi Digital 2021 – untuk Indonesia #MakinCakapDigital melibatkan 110 lembaga dan komunitas sebagai agen pendidik Literasi Digital. Kegiatan ini diadakan secara virtual berbasis webinar di 34 Provinsi Indonesia dan 514 Kabupaten.

Kegiatan ini menargetkan 10.000.000 orang terliterasi digital pada tahun 2021, hingga tercapai 50 juta orang terliterasi digital pada 2024. Berlandaskan 4 pilar utama, Budaya Bermedia Digital (Digital Culture), Aman Bermedia (Digital Safety), Etis Bermedia Digital (Digital Ethics), dan Cakap Bermedia Digital (Digital Skills) untuk membuat masyarakat Indonesia semakin cakap digital.

Leave A Reply

Your email address will not be published.