Cakrawala News
Portal Berita Online

Mediasi Gagal, Warga Gulomantung Gresik Tolak Pabrik Baja

0 1,149

GRESIK, CAKRAWALA.CO – Warga Kelurahan Gulomantung, Kecamatan Kebomas, Kabupaten Gresik, Jawa Timur menolak rencana pembangunan PT Indo Metal Recycle di kelurahan setempat. Penolakan ini terungkap dalam pertemuan antara warga, pihak perusahaan, dan forkopimcam yang difasilitasi oleh Lurah Gulomantung Wiwit Indahyati di kantor balai desa setempat, Selasa (6/4/2021).

Akhmad Zainudin Fuad, Tokoh Masyarakat Desa Gulomantung menyatakan bahwa warga menolak jika yang dibangun bukan gudang. “Kalau yang dibangun bukan gudang kami menolak,” ucapnya..

Fuad menambahkan warga trauma dengan janji muluk perusahaan yang sudah ada, yang pada saat akan dibangun menjamin bebas polusi. Nanun kenyataanya mengandung polusi.

Menurut Fuad, warga sudah berkirim surat kepada Bupati Gresik dan Ketua DPRD soal penolakan pendirian PT Indo Metal Recycle serta meminta pemerintah daerah tidak mengeluarkan ijin pendirian pabrik karena akan menimbulkan keresahan akibat polusi. “Insya Allah, beliau-beliaunya merespons apa yang diinginkan warga,” jelasnya.

Fuad juga menyayangkan pihak perusahaan yang hanya menghadirkan perwakilan, bukan manajemen yang datang saat bertemu warga. “Ini menunjukkan tak ada itikad baik dari perusahaan,” cetusnya.

Senada, Ketua RT 07 RW 02 Desa Gulomantung Andik menyatakan bahwa pihak PT Indo Metal Recycle sebelum membangun tak pernah kulo nuwun (minta izin) ke warga. Karena itu, warganya protes dengan adanya aktivitas yang telah dilakukan oleh pihak perusahaan. “Saya ditegur warga karena ada aktivitas padahal tak pernah minta izin warga,” katanya.

Selain tak ada izin warga, kata Andik, pihak PT Indo Metal Recycle belum kantongi izin dari Dinas Penanaman Modal Perizinan Terpadu Satu Pintu (DPM PTSP) Kabupaten Gresik. “Saya sudah cek ke perizinan, izin PT Indo Metal Recycle belum ada,” ungkapnya.

Sementara itu, Rico Septianto Perwakilan PT Indo Metal Recycle menyatakan lahan yang akan didirikan dari beli aset tanah dan bangunan dari PT Bukit Baja Anugrah berupa aset tanah dan bangunan. “Rencana akan buat industri logam dasar bukan besi. Buat batang kuningan. Saat ini pabrik belum start,” ujarnya.

Turut hadir dalam pertemuan tersebut, yakni Sekcam Kebomas Zainul, Kapolsek Kebomas Kompol Yulianto, dan Danramil Kebomas. (Zen)

Leave A Reply

Your email address will not be published.