Cakrawala News
Portal Berita Online

Mbah Cipto,Berkeliling Kampung Setiap Hari Mengais Rejeki Topeng Monyet

SOLO CAKRAWALA.CO,-Namanya Mbah Cipto,pria paruh baya berusia 63 tahun kelahiran Madiun yang sudah belasan tahun menetap di kota Solo.diusianya yang sudah tidak muda lagi mbah Cipto setiap hari berkeliling dari kampung ke kampung,mengais rejeki untuk menghidupi anak istri.dengan atraksi Topeng Monyet.

 

Mengayuh speda onthel,dan menaruh monyet di depan,mbah Cipto warga Purwodiningratan,Kecamatan Jebres,Solo, Jawa Tengah.hampir setiap hari berkeliling kampung mencari warga yang mau menanggap atraksi Topeng monyet nya.

mengenakan topi serta membunyakan bedug kecil,disepanjang jalan yang mbah Cipto lewati,anak anak kampung sesekali mengikutinya,meski tidak banyak ada juga warga yang menaggapnya,atraksi topeng monyetpun dimainkan mbah Cipto.tangan kananya memainkan bedug,sementara tangan kirinya memegang tali sambil menyuruh si monyet melakukan berbagai aktivitas yang meniru tingkah laku manusia,seperti berjoget,sujid,hormat,dorong gerobak, memakai topeng,mendorong gerobag,hingga naik speda.

Setiap tanggapan rata rata mbah Cipto memperoleh Rp 15 ribu,dan biasanya per setengah jam pertunjukan topeng monyet.Saat ditanya wartawan mbah cipto mengaku sudah belasan tahun tinggal di Solo,aslinya Madiun,”ungkapnya.Mbah Cito mengaku sudah belasan tahun menekuni pekerjaan Topeng Monyet,untuk menghidupi ana dan istrinya. Namun ditanya berapa anaknya mbah cipto enggan berkomentar.

Topeng Monyet sendiri merupakan kesenian tradisonal yang dikenal di berbagai daerah di Indonesia,Pertunjukan topeng monyet juga dapat dijumpai di Negara India, Pakistan,Thailand,Vietnam,Tiongkok,Kamboja,Jepang,Hingga Korea.

Mungkin kebanyakan orang menilai kasihan.karena mereka hanya melihat saat monyet ini di suruh atraksi.akan tetapi di balik itu semua itu,yang punya monyet juga sangat menyayangi monyetnya,karena monyet tersebut merupakan Omset bagi mereka,dari monyet inilah mereka mengais rejeki untuk menghidupi anak istri. Tukang topeng monyet tidak menginginkan monyetnya sakit,mereka merawat dengan baik hewan-hewan peliharaannya..(AgB)

%d bloggers like this: