Cakrawala News
Portal Berita Online

Ma’ruf Amin Optimis Ekonomi Syariah Dorong Peningkatan Ekonomi Lebih Baik

212

JOGJAKARTA CAKRAWALA.CO ,- Cawapres KH Maruf Amin optimis sistem ekonomi syariah akan membawa Indonesia bisa meningkatkan skala perekonomian nasional lebih baik.

Kehadiran Jogja Halal Fest disambut positif agar menjadi saluran promosi yang baik untuk lebih populerkan sistem ekonomi syariah di seluruh lapisan pelaku ekonomi.

“Halal bukan hanya soal makanan, tapi kini sudah urusan perlindungan juga arena wilayah bisnis dunia. Jadi isu global,” kata Maruf Amin saat menutup Jogja Halal Fest di Jogja Expo Centre, Minggu, 14/10/2018.

Kegiatan Jogja Halal Fest adalah forum bertemunya pelaku ekonomi, baik kalangan pengusaha, perbankan maupun pelaku bisnis yang diikuti oleh 217 stand. Selama penyelenggaraan kegiatan dikunjungi oleh lebih kurang 31 ribu pengunjung dengan omset lebih Rp 10 M.

Di acara penutupan ini, turut mendampingi GKR Mangkubumi dan sejumlah tokoh perekonomian syariah dengan dimeriahkan seni budaya Tari Saman dari Aceh.

Mursida Rambe, Ketua Masyarakat Ekonomi Syariah menjelaskan Jogjakarta memang istimewa dan dirinya merasa senang bisa bersama pelaku ekonom syariah berhasil selenggarakan Jogja Halal Fest dengan suasana aman, damai, senang dan gembira.

“Penyelenggarakan Jogja Halal Fest memang tak berorientasi laba. Membangun sistem ekonomi syariah, sinergi pengusaha, asuransi, lembaga keuangan yang akan bangun ekonomi syariah,” kata Mursida Rambe.

Cawapres KH Maruf Amin menambahkan dengan perekonomian syariah yang kini menjadi isu global, Indonesia memang harus lebih bersemangat promosikan soal ekonomi syariah.

“Sekarang jadi isu global, ada peserta Taiwan, simpul halal dari luar Indonesia yang turut hadir. Ini event bukan nasional tapi juga internasional. Korea sudah welcome, banyak usaha berjalan.

Saatnya kini, semua pihak di tanah air untuk bersama menampilkan halal dalam forum dunia, Indonesia wajib bersemangat selenggarakan festival halal lebih aktif ke depan.

“Halal is my life, halal, halal, halal. Kalau saat ini masih 16-20 persen yang memiliki sertifikat halal, ke depan secara mandatory sampai bisa 80 persen paska 2019. Indonesia tidak hanya menjadi pasar tapi juga produsen,” kata KH Maruf Amin.

Disebutkan, sambutan masyarakat dunia untuk masalah halal cukup baik. Dicontohkan di Belanda ada halal port. Indonesia juga harus bisa mewujudkan juga bisnis model pembangunan industrial halal.

“Ada produk fashion, keuangan jaringan. Kita dengan sistem halal, ekonomi syariah yang dijalankan perlu memperbesar volume. Mengubah human resources jadi human capital, sehingga skala usaha jadi lebih besar, berikan semangat dan ada fighting spirit. Pas rasanya inspirasi Asian Games, kita dorong terus, atlet kita bisa sumbang medali lebih dari target,” Pungkas KH Maruf Amin.***(okta)

Comments are closed.