Mahfud MD Soal Revisi RUU KPK Tidak Tepat Waktunya

SURABAYA, CAKRAWALA.CO-Mantan Ketua Mahkamah Konstitusi, Mahfud MD kembali menanggapi soal Pro dan Kontra Revisi Undang-Undang KPK yang secara resmi telah menjadi usulan DPR. Kontra Menurutnya dalam waktu yang singkat ini mustahil bisa menghasilkan undang-undang KPK yang baik, sebab kurang dari 3 minggu ini DPR akan berganti.

Mahfud menanggapi jika ingin mencari yang baik harus di diskusikan melalui proses legislasi, tetapi menurutnya dimensi waktunya yang tidak tepat karena DPR akan berganti tidak sampai 3 minggu ini.

“Dimensi waktunya yang tidak tepat karena DPR akan berganti tidak sampai 3 minggu ini, 18 hari lagi juga akan bubar, padahal membahas sebuah undang undang itu lama, nanti presiden sudah menerima surat harus membuat tim untuk menganalisis daftar inventarisasi masalah, diberi waktu selama 60 hari,” Kata Mahfud setelah mengisi acara dalam PKKMB UNUSA.

“Sesudah itu nanti sidang di DPR ada sidang Bamus, ada sidang Paripurna, dan ada sidang tingkat 1 tingkat 2. Dan amat sangat tidak mungkin secara logis bisa selesai, kalau mau undang-undang yang baik kecuali harus dipaksakan,” Jelasnya.

“Undang undang yang bisa dibahas itu adalah undang undang yang bisa masuk kedalam PROLEGNAS (Program Legislasi Nasional) pada tahun yang bersangkutan,nah rancangan perubahan UU KPK ini itu tidak ada di PROLEGNAS tahun ini,sehingga kalau mau diajukan juga lebih baik dimasukan di PROLEGNAS dulu pada bulan November lalu dibahas,” Imbuhnya.

Mahfud menyebut dalam keadaan normal seperti revisi undang undang KPK ini adalah undang undang biasa, sehingga prosedurnya harus mendengar pendapat masyarakat. “Prosedurnya memang harus mendengar pendapat masyarakat, sesuai dengan ketentuan undang undang nomor 12 tahun 2011 pasal 5 dan pasal 96 itu menyatakan setiap undang undang itu harus mengajak keterlibatan masyarakat mulai dari diskusi, mengundang pendapat ahli, dan berkunjung ke daerah agar masyarakat itu menilai,” Katanya.

“Jadi kesimpulanya dari sudut isi kita bisa bicarakan soal rancangan undang undang tersebut, tetapi dari sudut waktu menurut saya tidak tepat, jadi kita harus menunggu beberapa minggu lagi untuk dibahas dan ditetapkan.” Tukas Mantan Ketua Mahkamah Konstitusi tersebut. (gibran/win)

Facebook Comments
%d bloggers like this: