Mahasiswa Teknik Unkhair Kuliah Lapangan di Site Harita Nickel

TERNATE,CAKRAWALA.CO- Universitas Sultan Khairun Ternate,Provinsi Maluku Utara bekerja sama mengembangkan bidang pendidikan bersama perusahan tambang Harita Nikel.

Kerja sama dilakukan dengan menempatkan para mahasiswa program studi teknik pertambangan Unkhair dalam program kuliah lapangan di kawasan tambang atau (Site) Desa Kawasi , Kecamatan Obi, Kabupaten Halmahera Selatan.

Dosen Prodi Fakultas Teknik Pertambangan Unkhair, Ahadi Ahmat Lamburu, Jumat (2/8/2019)  mengaku, Universitas  memilih Harita Nickel Division sebagai mitra penyelenggara Kuliah Lapangan karena perusahan Harita memiliki konsistensi pada dunia  pendidikan dan peningkatan Sumber Daya Manusia (SDM), masyarakat di Maluku Utara.

“Saya berharap Harita dan Prodi Teknik Pertambangan Unkhair terus berkolaborasi dalam peningkatan SDM,”ungkap Ahadi.

Kegiatan kuliah lapangan yang dilaksanakan dian ggap penting bagi mahasiswa, sebab memenuhi bobot Satuan Kredit Semester (SKS) mata kuliah pertambangan serta sebagai sarana komparasi teori dan praktik.

Arsyad Hanafi, salah satu mahasiswa peserta Kuliah Lapangan mengatakan, kegiatan yang diikuti bahkan mempelajari proses pertambangan nikel di lapangan ternyata tidak serumit teori yang dipelajari di dalam bangku perkuliahan.

“Harita merupakan salah satu perusahaan pertambangan nikel yang sudah memiliki smelter, disiplin waktu dan memliki aturan yang ketat agar memberikan rasa aman dan nyaman kepada seluruh pihak, baik karyawan maupun visitor,” kata Arsyad.

Sementara itu , Deputy Head Corporate Social Responsibility (CSR) and External Relation Harita Nickel Division, Alexander Lieman, mengungkapkan perusahan sangat mendukung kegiatan pendidikan bagi para mahasiswa di Maluku Utara untuk mengetahui secara dekat dunia pertambangan .

“Sudah selayaknya perusahaan membuka pintu bagi teman-teman di kampus untuk belajar bersama,” ujarnya.

Alex mengungkapkan,Harita Group khususnya Divisi Nikel memiliki semua perijinan pertambangan sebagaimana diatur dalam peraturan perundang-undangan. terkait dengan adanya tuduhan melakukan kegiatan ekspor ilegal pihaknya membantah isu tersebut.

“ Kami pastikan tidak benar. Perlu juga diketahui, bahwa Harita Group tidak hanya melakukan kegiatan pertambangan, tetapi juga termasuk pengolahan dan pemurnian nikel,” tandasnya.***(IVN/ID)

Facebook Comments
%d bloggers like this: