Cakrawala News
Portal Berita Online

Mahasiswa KKN STISIP Bina Putra Banjar, Bantu Pelaku UMKM

0 352

BANJAR JABAR CAKRAWALA.CO -Mahasiswa KKN kelompok 1 STISIP Bina Putera Banjar, melakukan pendampingan
pembuatan Nomor Induk Berusaha (NIB) melalui sistem Online Single Submission (OSS) kepada para pelaku Usaha Mikro Kecil dan Menengah, Minggu (12/9/2021).

Kegiatan ini, dilakukan di aula Madrasah lingkung Lembur Balong RT 03 RW 05, Kelurahan Pataruman, Kecamatan Pataruman, Kota Banjar, Jawa Barat dan diikuti oleh 10 orang pelaku UMKM yang ada di wilayah tersebut.

Ketua tim KKN, Nanang Ratno Afandi mengatakan, kegiatan ini dilakukan untuk mempermudah pelaku Usaha Mikro Kecil dan Menengah dalam mengurus izin usahanya. Menurutnya, program tersebut ditujukan untuk menciptakan usaha yang legal dan diakui oleh pemerintah.

“Intinya kami ingin membantu para pelaku UMKM dalam mengurus perizinan. Izin ini diperlukan sebagai jaminan, bahwa usaha makanan atau minuman yang dijual memenuhi standar produk pangan yang berlaku,” ujarnya.

Nanang menambahkan, dalam pengurusan perizinan masih ada beberapa pelaku usaha mikro kecil dan menengah yang belum mengetahui caranya. Untuk itu, dia menggandeng narasumber langsung dari Dinas KUKMP Kota Banjar untuk memberikan edukasi kepada para pelaku UMKM tersebut.

“Dalam kegiatan ini kami bekerja sama dengan Dinas KUKMP Kota Banjar dan karang taruna setempat,” imbuhnya.

Sementara itu, Kepala Dinas KUKMP Kota Banjar, Edi Herdianto melalui Kepala Bidang Koperasi dan UMKM, Tatang Nugraha sangat mengapresiasi kepada mahasiswa yang tengah melakukan tugas Kuliah Kerja Nyata (KKN), dengan program ini menurutnya sangat membantu para pelaku UMKM dalam hal mengurus perizinan usaha.

“Ini sangat bagus dan membantu bagi para pelaku UMKM dalam pengurusan izin usaha,” ujarnya.

Tatang juga langsung mencontohkan bagaimana caranya mengurus perizinan tersebut. Menurutnya, pengurusan Pangan Industri Rumah Tangga (PIRT) dan Izin Usaha Mikro Kecil (IUMK) dilakukan untuk mendapatkan nomor PIRT dan Nomor Induk Berusaha (NIB).

“Untuk mendapatkan itu harus melalui beberapa prosedur persyaratan yang harus dipenuhi, seperti meliputi kelengkapan data diri dan data perusahaan,” kata Tatang.

Tatang berharap dengan terbitnya nomor PIRT dan Nomor Induk Berusaha (NIB), para pelaku usaha dapat memperluas jangkauan distribusinya.

Diakhir kegiatan, mahasiswa langsung membagikan 11 paket sembako kepada warga tidak mampu di lingkungan tersebut.

Hermanto

Leave A Reply

Your email address will not be published.