Cakrawala News
Portal Berita Online
Banner Sky Kiri
Banner Sky Kanan

Lima Orang Tewas Usai Pesta Miras Di Solo, Polisi Bekuk Pengoplos

SOLO CAKRAWALA.CO,-Minuman keras (miras) oplosan kembali menelan korban,lima orang di Solo, Jawa Tengah tewas setelah minum miras oplosan di tepi sungai bengawan Solo, Kelurahan Sewu,Kecamatan Jebres. Polisi kini telah membekuk pengoplos alias peracik miras tersebut

 

Lima orang meninggal usai pesta miras secara bersama-sama pada senin(9/9/19)lalu,namun baru keesokan harinya mereka merasakan dampaknya.dua orang meninggal terlebih dahulu,yakni Budiyono aliasAateng dan Agimailanto,keduanya merupakan warga Sangkrah, Pasar Kliwon,Solo,kemudian menyusul tiga orang lainnya lagi yang meninggal yakni, Joko Semedi,Iput dan Klowor.Joko dan Klowor merupakan warga Mojolaban, Sukoharjo.sedangkan Iput adalah warga Jaten,Karanganyar.Dimana sebelum meninggal para korban dirawat di RSUD Dr Moewardi,Solo.

Sementara itu,setelah melakukan penyelidikan,polisi mengamankan peracik miras oplosan  yang menewaskan 5 orang tersebut.tersangka bernama Sigit Seno Susanto(46)warga kecamatan Mojolaban,Sukoharjo.dihadapan petugas,Sigit mengaku sebelumnya pernah meracik miras oplosan dan tidak pernah menimbulkan korban,namun setelah lama tidak melakukan aksinya karena tinggal di Bekasi,Ssigit membikin lagi karena ada yang pesan.Sigit juga mengaku mempunyai warung di rumahnya, sigit juga sesekali menjual miras,meski secara sembunyi-sembunyi,Sigit mengaku belajar sendiri dalam mengoplos miras.

Kapolresta Surakarta, AKBP Andy Rifai,saat menggelar Pres rilis, jumat(13/9/19)menjelaskan, miras yang mematikan tersebut dioplos dari beberapa bahan, mulai dari alkohol hingga bahan jamu.miras oplosannya mengandung alkohol 96 persen,air mineral,air buah kawis,pewarna dan aroma makanan. kemudian dicampur jamu pahitan,seperti adas pulowaras,kayu secang dan kapulogo.Polisi juga telah mengecek langsung ke lokasi tepi Bengawan Solo dan rumah korban. Polisi membawa botol minuman yang diduga sebagai miras oplosan.
“Sudah kami telusuri lokasi tepi sungai ataupun di rumahnya. Kami temukan botol yang diduga berisi miras oplosan. Namun masih kita cek di laboratorium untuk mengetahui kandungannya,” ungkapnya.

Atas perbuatanya pelaku diancam hukuman 15 tahun penjara hingga seumur hidup. Sementara itu keluarga Ateng, Sri Lestari, mengatakan Ateng diketahui minum miras dua hari berturut-turut pada Minggu dan Senin. Pada Senin malam, Ateng merasa tidak enak badan dan minta dikerok badannya.”Dikiranya masuk angin, lalu kerokan. Setelah kerokan itu sudah tidak ada suaranya. Ternyata meninggal dunia,” ungkap Sri saat ditemui di rumahnya, di kawasan Sangkrah…(AgB)

Facebook Comments
%d bloggers like this: