Cakrawala News
Portal Berita Online

Lihat Pameran Foto Sang Akar,Ganjar Terkesan Salaman Adu Bathuk Dengan FX Rudy

0 160

 

Solo Cakrawala.Co,-Gubernur Jawa Tengah.Ganjar Pranowo,Jumat (12/11/2021) siang,mengunjungi pameran foto bertajuk,44 tahun perjalanan sang akar dalam bingkai fotografi di joglo Pucang Sawit Solo.Diantara sekian banyak foto,Ganjar terkesan dengan salaman “Bathuk” atau kepala saat dirinya berjumpa dengan mantan Walikota Solo FX Hadi Rudyatmo.

 

 

 

 

Kedatangan Ganjar Pranowo di Joglo Pucangsawit, Kecamatan Jebres,Solo,langsung disambut mantan Walikota Solo,FX Hadi Rudyatmo atau yang akrab disapa Pak Rudy bersama kader PDIP.

Usai menyalami para kader, Ganjar langsung masuk ke dalam pendopo dan melihat pameran foto Bertajuk,”44 tahun perjalanan sang akar dalam bingkai fotografi” yang dipersembahkan untuk mantan Walikota Solo yang juga ketua DPC PDIP Solo FX Hadi Rudyatmo.

Ganjar dan Rudy kemudian melihat lihat puluhan karya foto yang menggambarkan perjalanan hidup mantan Wali kota Rudy mulai dari meniti karir dari pegawai konimex sampai menjadi wali kota Solo selama dua periode.

Terlebih pada momen ketika Rudy meninjau kebakaran Pasar Klewer saat terbakar yang masih menggunakan baju beskap maupun saat Rudy menggendong seorang nenek.

Namun diantara foto foto tersebut,momen saat dirinya bersalaman kepala dengan Rudi menjadi yang spesial buat Gubernur Ganjar.

Ganjar mengakui jika foto adu bathuk dengan FX Rudy sering diterjemahkan aneh-aneh oleh netizen. Padahal menurut Ganjar, foto itu biasa saja tapi ia mengakui jika itu lucu. “Buat kami berdua biasa saja tetapi jadi lucu,”kowe-kowe ya isa‘ (kalian juga bisa). Tapi senatural itu maka foto itu selalu berbicara tanpa kata-kata,” ucap Ganjar.

Ganjar pun menyebut jika memang ada arti dari aksinya yang sering menempelkan bathuk dengan Rudy. “Kami berdua ini jarang nyambung, saya bicara A beliau nangkapnya B, jadi ditempelkan jidatnya biar langsung bisa meresap,” Canda Ganjar .

Ganjar mengatakan foto adu bathuk yang paling mengesankan,”pasalnya foto seperti itu menurutnya belum pernah ada”katanya.

Foto adu bathuk itu merupakan simbol menyamakan pikiran dalam melayani rakyat. Tapi menurutnya, jika orang mau menerjemahkan yang lain ia pun tidak mempermasalahkan. “Itu menyamakan pikiran untuk melayani rakyat, jadi di tempelkan,” terangnya.

 

Namun secara luas Ganjar sangat mengapresiasi, pasalnya pameran ini tidak hanya berisi foto-foto yang sekadar dipamerkan,tapi sebuah perjalanan seorang Rudyatmo yang ia kenal.

Ganjar juga menceritakan bagaimana Rudyatmo merupakan salah satu sosok yang sering diajak diskusi. “Saya ini sering bicara dengan beliau, tidak hanya soal politik tapi lebih bagaimana bicara soal rasa, bagaimana saya belajar dari Mas Rudy meladeni rakyat. Ternyata dari sisi perilakunya yang saya tangkap Mas Rudi itu jujur dan berintegritas, dekat dengan rakyat tidak hanya dalam konteks visual yang nempel tapi dekat itu hati masyarakat,”pungkas Ganjar.

 

Sementara itu, FX Hadi Rudyatmo sendiri mengaku yang paling berkesan foto dirinya saat membopong seorang nenek ke rumah sakit.

Terkait pameran sang akar Rudy mengajak para kader “jika mau jadilah seperti akar,tugas akar mencari air menembus tanah keras demi sebatang pohon,agar pohon tumbuh rating,berdaun rindang,berbunga elok,berbuah banyak.”

Yang artinya “kita berjuang tidak berharap hasil untuk kita,namun harus berjuang untuk orang lain tanpa memandang suku,golongan dan sebagainya.”pungkas Rudy.(Agung Bram).

 

Leave A Reply

Your email address will not be published.