Cakrawala News
Portal Berita Online

Liburan Akhir Pekan Kemana…? Patut Dicoba Wisata Edukasi Berkuda dan Panahan di Sidoarjo

0 404

SIDOARJO, CAKRAWALA.CO – Terdapat banyak destinasi liburan akhir pekan di Sidoarjo dengan nuansa yang asyik dan menyenangkan yang pas untuk kamu dan keluarga. Patut dicoba wisata edukasi berkuda dan panahan Yussar Stable and Riding yang ada di Desa Kalidawir, Kecamatan Tanggulangin, Kabupaten Sidoarjo, Jawa Timur.

Walau masih ditengah pandemi, namun di Kabupaten Sidoarjo terus mengembangkan potensi yang bisa mendatangkan rupiah. Yang mana pada Sabtu 24 Oktober 2020 telah diresmikan Gubernur Jatim, Khofifah Indar Parawansah didampingi Pj Bupati Sidoarjo, Hudiyono, serta jajaran Forkopimda Kabupaten Sidoarjo

Dalam sambutannya, Pj Bupati Sidoarjo, Hudiyono menyampaikan, seluruh jajaran Forkopimda Kabupaten Sidoarjo mengapresiasi adanya pembukaan arena berkuda dan panahan di Desa Kalidawir Kecamatan Tanggulangin.

ads bukopin

Hudiyono sangat mendukung wisata edukasi ini. Apalagi bakal dikembangkan dengan mengembangkan area luasan lahan yang ada. Termasuk bekerjasama dengan pihak Desa Kalidawir yang lahan Tanah Kas Desa (TKD)-nya berdampingan area Yussar Stable and Riding. TKD itu, bakal digunakan untuk wisata air dan alam (agro) pertanian dan kolam pemancingan.

Gubernur Jatim, Khofifah Indar Parawansa memotong pita peresmian, didampingi Pj Bupati Sidoarjo, Hudiyono.

“Rencananya akan menggandeng BUMDes Kalidawir dalam mengembang wisata ini. Tentu akan mendatangkan berbagai dampak. Mulai menggeliatnya perekonomian warga sekitar Desa Kalidawir, serta infrastrukturnya. Mulai jalan yang baru dibuka sebulan lalu hingga pembangunan penahan plengsengan sungai,” ungkapnya.

Penggagas Wisata Edukasi Berkuda dan Panahan, Zahlul Yussar menilai tempat itu akan disediakan berbagai fasilitas menarik. Misalnya, spot foto yang Instagramable, sepeda air, playground untuk anak, outbond, spot panahan dan yang paling utama adalah arena berkuda.

“Insyaallah ke depan ingin membuatkan wadah untuk para pelajar. Kami akan membangun wisata edukasi. Di sini nanti juga bakal ada mini zoo (kebun binatang kecil),” urainya.

Sedangkan Sekretaris Desa Kalidawir, Satukan Effendi menegaskan jika sebelumnya Desa Kalidawir adalah desa yang terpencil karena tidak memilki akses jalan menuju desa tetangga di sekitarnya. Begitu juga dengan lahan TKD yang bakal dikembangkan untuk wisata edukasi karena lahannya untuk tanaman padi sudah tidak produktif.

Zahlul Yussar, legislator muda dari partai Demokrat dampingi Bu Gubernur.

“Saat kami berhasil mengangkat potensi Desa Kalidawir, kami berharap akan dijadikan percontohan desa lain dalam membangun desa yang lebih baik. Salah satu destinasi wisata edukasi ini lengkap dengan atraksi berkuda, panahan dan wisata alam siap dikembangkan. Kami harap ada campur tangan bantuan infrastruktur dari Pemkab Sidoarjo dan Pemprov Jatim dalam pengembangannya,” tandasnya.

Gubernur Jatim, Khofifah Indar Parawansa dalam sambutanya mengatakan, “Saya mengapresiasi penggagas lokasi wisata edukasi ini. Meski dekat semburan lumpur yang sempat menggegerkan secara nasional, tapi sekarang lokasinya sangat bagus dan luar biasa. Saya yakin ini bakal berkembang. Meski olahraga berkuda mahal dan dikenal olahraga orang kaya, saya berharap tetap bisa dimanfaatkan dan digunakan warga sekitar,” ujar Khofifah Indar Parawansa.

Lebih jauh, Gubernur perempuan pertama di Jatim ini, berharap pengembangan wisata edukasi yang melibatkan Asosiasi Pengusaha Desa (Apedi) ini, dinilai sangat percaya diri. Akan tetapi, pihaknya meyakini dengan kerjasama itu, bakal menjadi potensi desa yang luar biasa.

“Kami berharap suksesnya pengembangan wisata ini, selanjutkan akan bisa menjadi referensi bagi desa-desa lain di Sidoarjo dan Jatim untuk mengelola potensi desa. Apalagi, di zaman serba digital ini, mudah mempromosikan wisata gratis dengan menyediakan tempat yang instagramabel dan lainnya,” imbuhnya.

 

Bagi Khofifah saat meresmikan wisata edukasi ini ada yang luar biasa. Yakni kaum muda (millenial) desa ingin menjadikan sesuatu dari desanya menjadi lebih baik. Dari ide-ide inovatif dan kreatif itu, dirinya meyakini akan mampu menciptakan wisata edukasi berkuda dan memanah yang semakin digemari wisatawan. Apalagi bakal dikolaborasikan dengan wisata alam (agro) dan wisata air (sungai).

 

“Pembukaan wisata edukasi ini pasti akan menambah lapangan pekerjaan. Selain itu dua jenis olahraga ini merupakan olahraga yang dilombakan di olimpiade. Yang cukup menggembirakan, berkuda tergolong olahraga kelas atas (mahal). Tapi di Kalidawir ini, bisa dinikmati pengunjung siapa pun yang bersedia belajar dalam berkuda. Semoga olahraga mahal ini, tetap bisa dinikmati orang biasa,” tegasnya. (Win)

 

Leave A Reply

Your email address will not be published.