Cakrawala News
Portal Berita Online

Launching Kampung Tangguh, Wali Kota Ajak Masyarakat Berkomitmen Lawan Covid-19

0 62

MADIUN, CAKRAWALA.CO – Wali Kota Madiun, Maidi, melaunching Kampung Tangguh Semeru di Kelurahan Winongo, Kecamatan Manguharjo – Kota Madiun, Jumat 26 Juni 2020. Program yang digagas oleh Kepolisian Daerah (Polda) Jawa Timur ini, sengaja disiapkan untuk memberdayakan masyarakat Jawa Timur, terutama dalam pencegahan penyebaran Covid-19.

Seperti diketahui, Covid-19 (virus Corona) ini sebagai sebuah pandemi yang cukup mengkhawatirkan, sebab model penularannya sangat mudah dan cepat.

Turut hadir dalam acara, Wakil Wali Kota Madiun Inda Raya Ayu Miko Saputri, Komandan Kodim 0803/Madiun Letkol Czi Nur Alam Sucipto, Kapolres Madiun Kota AKBP R Bobby Aria Prakasa, Kepala BPBD Kota Madiun Agus Hariyono dan OPD Pemkot Madiun serta Fokopimcam Manguharjo – Kota Madiun.

ads bukopin

Wali Kota Madiun, Maidi mengatakan, Pemerintah Kota Madiun bersama Forkopimda dan Tokoh Masyarakat, memiliki satu suara dalam hal ketangguhan mencegah penyebaran Covid-19 (virus Corona). Apalagi dalam tatanan kenormalan baru, masyarakat dituntut untuk tetap produktif, namun tidak boleh mengabaikan protokol kesehatan di setiap kegiatan yang dilaksanakan.

“Antusiasme masyarakat Kota Madiun dalam penanganan Covid-19 ini, sangat luar biasa. Jadi, kalau bulan lalu dari Tim Gugus Covid-19 getol mensosialisasikan protokol pencegahan Covid-19, bahkan sampai ke lini bawah, maka kali ini tugas kami bersama Forkopimda hanya meninjau. Artinya, segala kelengkapan mulai dari fasilitas kesehatan, tempat karantina, persediaan bahan pangan, dapur umum hingga sistem pengamanan, kita cek,” kata Wali Kota.

Maidi menambahkan, dalam penciptaan Kampung Tangguh Semeru ini, menggandeng Lurah dan tokoh masyarakat setempat yang diberdayakan. Karenanya, masyarakat diharapkan siap secara mandiri dalam menghadapi dan mencegah penularan Covid-19. Ia mencontohkan, tamu dari luar kota berzona merah harus bersedia diperiksa, apakah memiliki indikasi gejala Covid-19 atau tidak.

“Orang dari luar kota, apalagi dari zona merah yang akan masuk Kota Madiun harus bersedia diperiksa kesehatannya. Jika terbukti ada indikasi Covid-19, langsung kita karantina,” tegas Wali Kota.

Pertahankan Status Zona Hijau Covid-19, Tim Gugus Tugas Perketat Protokol Kesehatan

Kota Madiun sebagai Kota pertama di Jawa Timur yang berhasil merubah status dari Zona Merah ke Zona Hijau penyebaran Covid-19 (virus Corona), menjadi kabar menggembirakan sekaligus kado indah di Hari Jadinya yang ke-102, Sabtu 20 Juni 2020 lalu. Bahkan, Presiden Joko Widodo memberikan apresiasi atas prestasi yang diraih Kota Pendekar ini.

Diakui Wali Kota, ini merupakan hasil dari upaya Pemerintah Kota Madiun, bersama Forkopimda dalam mendisiplinkan masyarakat untuk patuh pada protokol kesehatan. Bahkan tim gabungan TNI – Polri, dan Satpol PP rutin melakukan patroli di tempat-tempat keramaian untuk mendisiplinkan warga yang tidak taat protokol kesehatan.

“Kita tidak boleh panik berlebihan dengan adanya Covid-19 ini, namun juga jangan sampai lengah. Artinya, dengan status zona hijau ini, kita justru harus memperketat protokol kesehatan,” tegas Maidi.

Diketahui saat ini di Kota Madiun terdapat 17 Kampung Tangguh, yang tersebar di tiga Kecamatan. Tak hanya itu, terdapat pula Asrama tangguh, Mall Tangguh, Pasar Tangguh dan OPD Tangguh. Semua fasilitas umum di Kota Madiun juga telah diterapkan protokol Covid-19. Maidi menyebut, di Mall dan Swalayan misalnya, kasir dan SPG wajib menggunakan masker atau face shield saat melayani pembeli.

“Kedepan akan ada Padepokan Tangguh. Pagi tadi saya juga baru saja meresmikan OPD Tangguh, di Dinas Pertanian,” tutupnya.*(Ayu/ADV)

Leave A Reply

Your email address will not be published.