Cakrawala News
Portal Berita Online
ads riau 2

Larangan Mudik, Kabupaten Kuningan Siapkan 5 Titik Penyekatan

0 276

Kuningan Jabar, Cakrawala.co,- Kepolisian Resor (Polres) Kuningan bakal melakukan penyekatan di lima titik gerbang masuk ke Kabupaten Kuningan, Jawa Barat. Upaya tersebut dilakukan sebagai penerapan larangan mudik mulai 6-17 Mei 2021. Pantauan lalu lintas telah dilaksanakan melalui cek poin sejak tanggal 26 April 2021.

Lima titik cek poin yang bakal dilakukan penyekatan yaitu Sampora (perbatasan Kuningan-Cirebon), Mandirancan (perbatasan Kuningan-Cirebon), Cipasung (perbatasan Kuningan-Majalengka), Cidahu (perbatasan Kuningan-Cirebon), dan Cibingbin (perbatasan Kuningan-Brebes).

Kepala satuan cek poin di titik patung ikan desa Sampora, Cilumus, Ipda asep hendra mengatakan saat ini masih pengetatan saja belum ada penyekatan. Kegiatan rutin yang ditingkatkan (KRYD) pada cek poin sudah dilakukan sejak tanggal 26 April. Pantauan di lapangan masih normal, lalu lintas kendaraan yang melintas di wilayah Kabupaten Kuningan masih didominasi oleh kendaran berplat nomor lokal.

Petugas penyekatan

Menurut ipda Asep hendra Dalam pelaksanaan penerapan penyekatan larangan mudik nanti, cek poin bertugas melakukan Pemeriksaan tiga tahap, yaitu pemeriksaan KTP, surat jalan, lalu surat keterangan negatif Covid-19. Apabila ke-3 syarat itu tidak terpenuhi, pemudik akan diarahkan untuk diputar balikan.

Sebagaimana diketahui melalui surat edaran Satgas Penanganan Covid-19 bersama jajaran pemerintah terkait diantaranya Kementerian Perhubungan dan Polri, telah merilis Surat Edaran Kepala Satgas Penanganan Covid-19  No. 13 Tahun 2021 tentang Peniadaan Mudik pada Bulan Ramadhan dan Hari Raya Idul Fitri Tahun 1442 Hijriah selama 6 – 17 Mei 2021.

Melalui surat edaran ini, pemerintah tegas melarang masyarakat melakukan kegiatan mudik lebaran tahun ini demi melindungi masyarakat dari penularan virus Covid-19. Larangan ini diberlakukan untuk moda transportasi darat, laut dan udara. (Aro)

Leave A Reply

Your email address will not be published.