Cakrawala News
Portal Berita Online

Lantik Inspektur Kabupaten Madiun, Bupati Komitmen Untuk Mewujudkan Pemerintahan Yang Baik

0 1,785

MADIUN, CAKRAWALA.CO – Bupati Madiun, Ahmad Dawami, memimpin acara pelantikan dan pengambilan sumpah/janji Pimpinan Tinggi Pratama dan jabatan fungsional di Lingkup Pemerintah Kabupaten Madiun Tahun 2020. Bertempat di Pendopo Ronggo Jumeno, Kecamatan Mejayan – Kabupaten Madiun, Rabu 2 Desember 2020.

Adapun pejabat yang dilantik dan diambil sumpah janji adalah Agus Budi Wahyono, sebagai inspektur di inspektorat Kabupaten Madiun. Ini setelah selama lebih kurang sembilan bulan kursi jabatan tersebut diisi oleh pejabat pelaksana teknis (Plt). Selain itu, Bupati juga melantik 54 guru dan 1 dokter.

Disampaikan Bupati Madiun, Ahmad Dawami dalam sambutannya, bahwa jabatan fungsional memiliki tugas dan fungsi yang berkaitan dengan pelayanan berdasarkan keahlian dan keterampilan yang dibuktikan dengan sertifikasi atau penilaian tertentu. Dalam hal ini, Inspektorat mempunyai tugas membantu Bupati membina dan mengawasi pelaksanaan urusan pemerintahan.

ads bukopin

Dijelaskan orang nomor satu di Kabupaten Madiun ini, perihal anggaran, pemerintah Kabupaten Madiun tidak bisa melakukan pengawasan sendiri.

Untuk itu Bupati berharap, dengan adanya inspektur yang baru ini, akan tercipta koordinasi, kerjasama dan komunikasi yang baik. Baik dengan pihak aparat hukum, yakni Polres Madiun dan Kejaksaan Negeri Madiun. Ditegaskan Kaji Mbing, ini karena masing-masing memiliki target yang sama.

“Pemerintah Kabupaten Madiun perlu memiliki kerjasama yang baik, komunikasi dan koordinasi dengan aparat penegak hukum, dalam hal ini Polres Madiun dan Kejaksaan Negeri Madiun, agar anggaran betul-betul maksimal dan tidak ada penyelewengan,” kata Bupati Madiun.

Sementara itu, Inspektur Kabupaten Madiun terlantik, Agus Budi Wahyono mengaku sudah menyiapkan beberapa strategi pengawasan. Yakni, Agus memberdayakan Aparat Pengawasan Intern Pemerintah (APIP) dalam hal perencanaan anggaran, ini untuk cegah korupsi di lingkungan pemerintah daerah Kabupaten Madiun.

“Bahwa semua anggaran mulai dari OPD sampai Kelurahan dan Desa akan kita review untuk melihat sejauh mana pelaksanaan perencanaan tersebut,” ujar Agus.

Selain itu, pihaknya akan mengawal sejauh mana pelaksanaannya apakah ada penyimpangan terhadap rencana. Kemudian di akhir tahun anggaran, Inspektorat bakal mengadakan evaluasi untuk pelaksanaan kegiatan mulai dari OPD sampai Kelurahan dan Desa. Agus menegaskan, pihaknya saat ini sudah bekerjasama dengan Kejaksaan Negeri Madiun dan Polres Madiun dan akan semakin dioptimalkan.

“Kita sudah bekerjasama Kejaksaan dan Polres Madiun, dan itu nanti yang akan kita optimalkan. Pelanggaran ASN juga akan kita tindak lanjuti,” Tegas Agus.*(ADV/Ayu)

Leave A Reply

Your email address will not be published.